Berita

Menteri Pertahanan Belanda, Kajsa Ollongren/Net

Dunia

Belanda Kembali Kirim Dana Bantuan Militer Hingga Triliunan Rupiah Ke Ukraina

SELASA, 22 NOVEMBER 2022 | 13:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Bantuan dana militer terus mengalir dari berbagai negara Eropa dan Amerika Serikat untuk mendukung kemenangan Ukraina atas peranganya dengan Rusia.

Belanda menjadi salah satu donatur perang Ukraina yang berani mengirimkan triliunan rupiah agar negara bekas Uni Soviet itu bertahan dari kebrutalan Moskow.

Awal bulan ini saja, Belanda telah mengirimkan paket bantuan senilai 119,9 juta dolar AS atau setara dengan Rp 3,1 trilun.


Dari jumlah tersebut, 45 juta dolar AS atau Rp 707 miliar dialokasikan untuk pengadaan 90 tank tempur utama T-72B sebagai bagian dari perjanjian trilateral dengan Republik Ceko dan Amerika Serikat.

Kemudian pada Senin (21/11), pemerintah Belanda kembali mengumumkan rencananya untuk menambah paket bantuan sebesar 102 juta dolar AS atau senilai Rp 1,6 triliun kepada badan pengumpulan dana Ukraina yang dikelola Inggris bernama International Fund for Ukraine (IFU).

Dimuat The Defense Post, Menteri Pertahanan Belanda Kajsa Ollongren menekankan pentingnya dukungan militer itu bagi Ukraina.

"Jika Rusia berhenti berperang, tidak akan ada perang. Jika Ukraina berhenti berperang, tidak akan ada Ukraina. Dukungan internasional untuk Ukraina tetap penting,” tegasnya setelah pertemuan tingkat menteri Pasukan Ekspedisi Gabungan (JEF) di Edinburgh.

JEF adalah koalisi multinasional yang dipimpin Inggris yang memiliki misi untuk menanggapi dengan cepat krisis dan keprihatinan nasional di High North dan Eropa Utara.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya