Berita

Menteri Luar Negeri Selandia Baru Nanaia Mahuta/Net

Dunia

Perluas Sanksi terhadap Rusia dan Belarusia, Selandia Baru Memasukkan 22 Orang Lagi dalam Daftar Hitam

SELASA, 22 NOVEMBER 2022 | 09:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Pihak berwenang Selandia Baru telah menjatuhkan sanksi terhadap 22 orang Rusia dan Belarusia, serta sejumlah perusahaan di sektor minyak dan gas dan baja. Menteri Luar Negeri Nanaia Mahuta mengumumkan pada Senin (21/11).

Paket diluncurkan karena pihak berwenang meyakini mereka terlibat atau mendukung invasi Rusia di Ukraina.

Daftar itu termasuk putri Presiden Rusia Vladimir Putin, juru bicara Dmitry Peskov, diktator Belarusia Alexander Lukashenko, dan Kepala Bank Sentral Rusia Elvira Nabiullina.


“Sanksi tersebut meliputi larangan bepergian, larangan berurusan dengan aset atau jasa, saham atau sekuritas, dan larangan kapal seperti superyacht atau pesawat terbang memasuki negara ini,” jelas Mahuta, seperti dikutip dari TASS.

“Sebagai anggota elite politik dan ekonomi, orang-orang ini memungkinkan agresi Rusia di Ukraina. Kami terus mengambil tindakan terhadap mereka yang mendukung konflik, untuk memberikan tekanan pada Putin dan pemimpin lain yang mendorong perang ini,” tambahnya.

Sejauh ini, Selandia Baru telah memberlakukan sanksi yang melarang transaksi aset dan masuk ke wilayah tersebut terhadap lebih dari 1.200 warga Rusia dan Belarusia. Pembatasan ekonomi yang ketat juga diberlakukan, akibatnya perdagangan bilateral antara Moskow dan Wellington hampir terhenti.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya