Berita

Pemimpin koalisi Pakatan Harapan Malaysia, Anwar Ibrahim/Net

Dunia

Anwar Ibrahim Temui Pimpinan Barisan Nasional, Bentuk Aliansi Baru?

SENIN, 21 NOVEMBER 2022 | 11:05 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tenggat waktu yang diberikan Yang Dipertuan Agong untuk menyerahkan nama Perdana Menteri Malaysia kian tipis. Sementara belum ada koalisi yang berhasil mengumpulkan dukungan yang cukup untuk membentuk pemerintahan.

Berdasarkan hasil pemilihan umum ke-15 (GE15) pada Sabtu (19/11), tidak ada koalisi yang mampu mencapai mayoritas sederhana, yaitu 112 kursi dari 222 di parlemen.

Pakatan Harapan mendapatkan suara terbanyak, yaitu 82 kursi, namun masih jauh dari ambang batas. Sementara Perikatan Nasional mendapat 73 kursi, Barisan Nasional 30 kursi, Gabungan Partai Serawat (GPS) 22 kursi, dan Gabungan Rakyat Sabah (GRS) enam kursi.


Tujuh kursi sisanya diisi oleh partai lain.

Di tengah situasi ini, pemimpin Pakatan Harapan, Anwar Ibrahim dilaporkan melakukan pertemuan dengan sejumlah petinggi Barisan Nasional, termasuk mantan Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob.

Mereka bertemu di Hotel Seri Pacific pada Senin pagi. Hingga kabar ini diberitakan The Star, pertemuan diyakini masih berlangsung.

Pakatan Harapan diwakili oleh Anwar Ibrahim bersama Presiden Amanah Mohamad Sabu dan Sekretaris Jenderal PKR Saifuddin Nasution.

Sementara Barisan Nasional diwakili oleh Ismail Sabri, Wakil Presiden UMNO Mohamed Khaled Nordin, Sekretaris Jenderal BN Ahmad Maslan, dan anggota Dewan Tertinggi Shamsul Annuar Nasarah.

Belum diketahui apakah dua koalisi terbesar di Malaysia ini akan beraliansi. Namun sebelumnya, Barisan Nasional juga ditengarai tengah menjajaki pendekatan dengan Perikatan Nasional yang digawangi oleh mantan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya