Berita

Direktur Jenderal Badan Investigasi Nasional (NIA), Dinkar Gupta/Net

Dunia

India Beberkan Bukti Modus Pendanaan Teror Lewat Medsos di Forum NMFT

MINGGU, 20 NOVEMBER 2022 | 13:10 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India meningkatkan pengawasan anti-teror secara digital, khususnya melalui media sosial. Pasalnya New Delhi juga telah mengumpulkan bukti terkait pendanaan teror lewat media sosial.

Direktur Jenderal Badan Investigasi Nasional (NIA), Dinkar Gupta pada Kamis (18/11) mengatakan penyalahgunaan platform media sosial adalah masalah yang perlu dibahas pada konferensi "No Money for Terror" (NMFT) pada 18-19 November.

“Terorisme adalah topik penting bagi India. Hampir semua negara akan mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan poin mereka. Tidak akan ada batasan,” kata Gupta.


Konferensi tersebut akan dihadiri oleh perwakilan dari 78 negara, dengan ketidakhadiran dari Pakistan dan Afghanistan, sementara China masih menunggu konfirmasi.

Para menteri dari 20 negara telah mengonfirmasi partisipasi dan akan ada 450 perwakilan, termasuk perwakilan dari Interpol, Europol dan Satuan Tugas Aksi Keuangan (FATF).

Sementara itu, Perdana Menteri India Narendra Modi memberikan pidato pembukanya.

Dimuat The Hindu, pendanaan teror lewat media sosial menjadi satu dari empat agenda utama yang dibahas dalam konferensi. Tujuannya adalah untuk membangun pendekatan terpadu untuk melawan terorisme.

Pertemuan NMNT diharapkan dapat membangun hasil dan pembelajaran dari dua konferensi sebelumnya (diadakan di Paris pada April 2018 dan di Melbourne pada November 2019), serta akan berupaya meningkatkan kerjasama global untuk menolak pendanaan teroris dan akses ke yurisdiksi permisif untuk beroperasi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya