Berita

Kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza yang terbakar pada Kamis malam 17 November 2022/Net

Dunia

Puluhan Pengungsi di Kamp Palestina Tewas Terbakar, Presiden Mahmoud Abbas Nyatakan Hari Berkabung Nasional

JUMAT, 18 NOVEMBER 2022 | 07:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sedikitnya 21 orang dilaporkan tewas dalam sebuah kebakaran di kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza pada Kamis (17/11) waktu setempat.

Kantor Berita Wafa melaporkan bahwa ada banyak banyaknya yang terluka, dan korban tewas kemungkinan akan terus bertambah.

"Beberapa anak dikatakan termasuk di antara yang tewas dan penyelidikan telah dibuka untuk mengetahui penyebab kebakaran itu," kata seorang juru bicara pertahanan sipil kepada kantor berita Palestina, seperti dilaporkan Reuters, Jumat (18/11).


Laporan awal menunjukkan kebakaran itu disebabkan oleh benzena dalam jumlah besar yang disimpan di sebuah apartemen. Benzena salah satu jenis bahan kimia yang tidak memiliki warna atau cairan kuning muda saat berada di dalam suhu ruang -

Rekaman yang diposting ke media sosial menunjukkan seluruh bangunan, yang terletak di area kamp Tar Al Zatar, terbakar saat kerumunan besar berkumpul di lokasi.

Menyusul insiden tersebut, Presiden Palestina Mahmoud Abbas telah menyatakan Jumat ini sebagai hari berkabung nasional.

Sementara itu pejabat Tepi Barat, Hussein Al Sheikh, mengatakan bahwa pihaknya telah mendesak Israel untuk membuka penyeberangan Erez untuk evakuasi medis.

Saksi di tempat kejadian mengatakan kepada Reuters bahwa mereka tidak dapat membantu orang yang terjebak di dalam kebakaran karena intensitas kobaran api.

Jabalia, yang terletak di Jalur Gaza utara, adalah yang terbesar dari delapan kamp pengungsi di kantong padat penduduk.

Badan Pekerjaan dan Bantuan PBB, yang melayani pengungsi Palestina, mengatakan kamp itu penuh sesak dan banyak penghuni hidup dalam kondisi di bawah standar.

Penduduk tinggal berdekatan satu sama lain dan sering membangun lantai tambahan untuk menampung populasi yang terus bertambah, katanya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya