Berita

Kedutaan Besar Rusia di Warsawa, Polandia/Net

Dunia

Kasus Penyerangan Kedutaan Rusia di Warsawa Diabaikan, Moskow Kecam Polandia yang Tidak Bertanggung Jawab

JUMAT, 18 NOVEMBER 2022 | 06:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia mendesak Polandia untuk membuka penyelidikan atas serangan di Kedutaan Rusia di warsawa yang terjadi pekan lalu.

Wakil Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Ivan Nechaev dalam pengarahannya pada Kamis (17/11) waktu setempat, mengungkapkan rincian peristiwa tersebut, dan menegaskan bahwa Polandia semestinya bertanggung jawab untuk memberikan perlindungan terhadap misi diplomatik

"Orang tak dikenal berusaha menyerang misi diplomatik kami di Warsawa sebanyak dua kali," katanya, seperti dikutip dari RT.


Peristiwa itu terjadi pada malah hari, 11 dan 12 November.

Menurut Nechaev, pelaku melemparkan suar dan botol berisi cairan yang mudah terbakar ke pagar kedutaan. Sementara itu, katanya, polisi Polandia hanya memantau secara pasif tanpa berusaha menangkap para pelaku.

Dia mengatakan insiden itu, yang terjadi di jantung ibu kota Polandia di dekat gedung-gedung pemerintah, sangat memprihatinkan. Menunjukkan dengan jelas bahwa Warsawa melakukan "pelanggaran mencolok" atas kewajibannya terkait perlindungan misi diplomatik.

Untuk itu, Nechaev mendesak Warsawa agar memastikan keamanan misi diplomatik dan konsuler Rusia. Ia juga menuntut pihak berwenang menyelidiki insiden tersebut dan membawa pelakunya ke pengadilan.

Setelah Rusia melancarkan operasi militernya di Ukraina pada akhir Februari, misi asingnya di luar negeri telah berulang kali dirusak.

Pada 26 Februari, pelat tanda Kedutaan Besar Rusia di Warsawa disemprot dengan cat dan beberapa jendela pecah. Pada bulan yang sama, orang-orang yang memprotes kedutaan di Irlandia merobek lambang Rusia dari gedung tersebut.

Pada tanggal 9 Mei, Sergey Andreev, utusan Rusia di Polandia, diserang oleh pengunjuk rasa, yang melemparinya dengan cat merah saat ia pergi untuk meletakkan bunga di Pemakaman Militer Soviet di Warsawa, memperingati kemenangan atas Nazi Jerman dalam Perang Dunia II.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya