Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Kasus Covid-19 di Jabar Kembali Melonjak, Pemprov Pantau Keterisian Rumah Sakit

KAMIS, 17 NOVEMBER 2022 | 17:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Belakangan ini kasus positif Covid-19 di Provinsi Jawa Barat kembali mengalami kenaikan. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) per 16 November 2022, tercatat ada 1.462 orang terkonfirmasi Covid-19 dengan kesembuhan sebanyak 594 orang.

Kenaikan kasus Covid-19 tersebut menjadi perhatian serius Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. Menurutnya, kebanyakan kasus yang muncul adalah varian XBB.

Ia yakin saat ini Indonesia sudah lebih siap menghadapi lonjakan kasus Covid-19 karena  pemerintah sudah melakukan penyuntikan vaksin lebih dari 400 juta dosis. Apalagi, stok vaksin juga melimpah, karena vaksin IndoVac yang diproduksi oleh PT Biofarma juga sudah bisa digunakan.


"Semua jadi perhatian khusus, semua dianalisa. Tapi harus ingat, kita menyuntik vaksin ini Indonesia sudah lebih dari 400 juta," kata Ridwan Kamil, Kamis (17/11).

"Kami memonitor isu-isu seperti ini melihat ke rumah sakit. Kalau peningkatan di rumah sakit tinggi, biasanya ada varian yang tidak bisa kita prediksi. Tapi kalau di tumah sakitnya rendah, artinya masih sama dengan nama-nama varian lain," lanjutnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Terpisah, Ketua Tim Survailance dan Imunisasi Dinkes Jabar, Dewi Ambarwati menambahkan, dua kasus Covid-19 varian XBB di Kabupaten Bogor dan satu di Kota Bandung telah dinyatakan sembuh.

"Iya sudah selesai. Dua pasien asal Bogor itu sudah dinyatakan sembuh," tambah Dewi.

Akan tetapi, satu kasus Covid-19 varian XBB di Kota Bandung yang dinyatakan positif belum terdata di sistem New All Record (NAR) di Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Kita belum pastikan lagi informasinya ke Dinkes Kota Bandung. Nanti akan kita cek lagi. Tapi kalau misalkan hari ini masuk (NAR Kemenkes) kita menjadi tiga (Covid-19 varian XBB di Jabar)," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya