Berita

Polisi Pakistan/Net

Dunia

Gerebek Pencurian Senjata, Enam Polisi Tewas Dihabisi Taliban Pakistan

KAMIS, 17 NOVEMBER 2022 | 17:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Serangan balik yang dilakukan oleh kelompok teroris Taliban Pakistan pada Rabu (16/11) telah menewaskan enam petugas polisi yang sedang melakukan penyergapan di dekat perbatasan Afghanistan.

Pihak keamanan Pakistan dalam sebuah pernyataan mengatakan orang-orang bersenjata itu membawa senapan otomatis dan menembaki kendaraan polisi di Desa Shahab Khel pada pukul 7 pagi waktu setempat.

Sementara kelompok Taliban Pakistan atau Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), menyatakan para polisi datang untuk melakukan penggerebekan pada anggota mereka yang sedang mencuri senjata.


"Para pejuang berhasil mencapai markas mereka dengan selamat setelah menjarah senjata dan amunisi," ungkap TTP seperti dimuat The Hindu.

Merespon insiden tersebut, Perdana Menteri Shehbaz Sharif menyampaikan belasungkawa melalui cuitannya di Twitter dengan menegaskan jika terorisme terus menjadi salah satu masalah utama Pakistan.

Taliban Pakistan berbagi garis keturunan yang sama dengan Taliban Afghanistan dan semakin kuat sejak kepergian AS dan pengambilalihan Kabul pada Agustus 2021 oleh kelompok garis keras itu.

Sementara itu, TTP berada di puncak kekuasaan mereka di Pakistan antara tahun 2007 dan 2009, ketika mereka menguasai lembah Swat berjarak 135 km utara dari Islamabad.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Kontrak Rp25 Triliun PAM Jaya–Moya Disorot, Air Bersih Warga Miskin Masih Mandek

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:56

Purbaya Restui DJP Tambah Jabatan Baru hingga Akhir 2026

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:41

Protes Dedi Mulyadi, 10 Ribu Buruh Jabar akan Datangi Istana

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Kritik di Tembok Kekuasaan

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Dana Haji Khusus Tertahan, DPR Warning Jangan Merugikan Jamaah

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:07

KPK Bidik Riza Chalid di Kasus Suap Katalis

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:59

Sidang Ijazah Jokowi Ditunda Lagi, Bukti Penggugat Belum Valid

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:53

Presiden Minta Media Keluar Ruangan, Lanjutan Taklimat Digelar Tertutup

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:27

Mahasiswa Indonesia Bentangkan Spanduk "Save Venezuela"

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:26

Lurah Batu Ampar Kecewa Lahan Dispora Diserobot Pengembang

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:20

Selengkapnya