Berita

Gurubesar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI), Prof Hikmahanto Juwana/Net

Politik

Berdasarkan Sejumlah Indikasi, Indonesia Sukses Gelar KTT G20

KAMIS, 17 NOVEMBER 2022 | 10:48 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Indonesia sebagai tuan rumah dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 dihujani apresiasi dari sejumlah negara. Indonesia dinilai sukses menggelar pertemuan 20 kepala negara besar dunia selama 2 hari di Pulau Dewata tersebut.

Menurut Gurubesar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI), Prof Hikmahanto Juwana, ada 6 indikasi penyelenggaraan KTT G20 berjalan sukses. Salah satunya hampir seluruh kepala negara hadir di Bali.

"Hampir semua kepala negara dan pemerintahan serta pimpinan organisasi internasional hadir. Selama penyelenggaraan KTT G20 keamanan terkendali,” ucap Hikmahanto lewat keterangan tertulisnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (17/11).


Selain itu, pelaksanaan KTT G20 dianggap berhasil lantaran berbagai program dari tiga tema yang diusung oleh Indonesia selama 1 tahun berhasil diimplementasikan dan disepakati.

Selanjutnya, papar Hikmahanto, indikasi KTT G20 sukses adalah Presiden Jokowi mendapat apresiasi dari dunia terkait upaya untuk menyelesaikan perang di Ukraina meski masih berlangsung

Poin berikutnya dari indikasi suksesnya KTT G20 adalah banyaknya bilateral meeting yang dilakukan di sela-sela KTT G20. Dan yang menjadi bilateral meeting terpenting adalah pertemuan antara Presiden AS Joe Biden dan Presiden China Xi Jin Ping yang berkomitmen untuk bersaing tanpa melibatkan penggunaan senjata dan kekerasan

“Kemudian tidak ada negara yang kehilangan muka dalam Leaders' Declaration meski Rusia mendapat kecaman dari sebagian anggota G20 yang merujuk pada Resolusi Majelis Umum mengingat dalam deklarasi disebutkan bahwa Forum G20 bukan tempat pembahasan masalah politik,” demikian Hikmahanto.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya