Berita

Dunia

Sempat Terhenti, Pasokan Minyak Rusia ke Hongaria Kembali Dilanjutkan

KAMIS, 17 NOVEMBER 2022 | 09:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah sempat tertunda sementara, proses pengiriman minyak mentah Rusia ke Hongaria melalui Pipa Druzhba akhirnya kembali dilanjutkan pada Rabu (16/11) waktu setempat.

Hal itu dikonfirmasi Menteri Luar Negeri Hongaria Peter Szijjarto, sehari setelah Ukraina menghentikan pengiriman yang disalahkan Kyiv pada serangan rudal besar-besaran Rusia yang menargetkan infrastruktur energi Ukraina.

"Spesialis teknis berhasil memulihkan operasi pipa," kata Szijjarto dalam pidato video yang dipublikasikan di jejaring sosial, seperti dikutip dari RT, Kamis (17/11).


Ia menambahkan bahwa tekanan di pipa masih rendah sementara pekerjaan perbaikan berlanjut.

Ukraina menghentikan transit melalui pipa yang memasok minyak Rusia ke Hongaria, Slovakia, dan Republik Ceko pada Selasa.

"Kyiv memberi tahu Transneft Rusia bahwa layanan dihentikan karena penurunan voltase," kata raksasa minyak Rusia saat itu.

Langkah itu dilakukan setelah serangan rudal Rusia yang oleh menteri energi Ukraina disebut sebagai penembakan paling masif terhadap infrastruktur energi negara.

Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban sempat menanggapi dengan mengadakan pertemuan darurat Dewan Keamanan Nasional atas penutupan pipa, meskipun Hongaria dan Slovakia mengatakan bahwa mereka memiliki cadangan minyak yang cukup untuk bertahan selama penghentian pasokan sementara perbaikan dilakukan.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya