Berita

Elon Musk/Net

Dunia

Elon Musk: Twitter akan Punya Pemimpin Baru

KAMIS, 17 NOVEMBER 2022 | 06:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Segera setelah restrukturisasi organisasi selesai pekan ini, Twitter akan memiliki pemimpin baru. Harapan itu disampaikan Elon Musk saat ia berada di sidang pengadilan Delaware pada Rabu (16/11) untuk penyelesaian gugatan  Tesla Inc.

"Saya berencana mengurangi waktu saya di Twitter dan mencari orang lain untuk menjalankan Twitter," kata Musk di depan hakim.

Sejak mengambil alih Twitter, Musk banyak menghabiskan waktunya untuk membenahi perusahaan itu. Fokus Musk itu membuat para investor di Tesla khawatir dan menggugat Musk karena mengabaikan Tesla.  Mereka menuntut Musk atas ukuran paket kompensasi Tesla-nya.


Musk menjelaskan di depan hakim bahwa banyak yang harus ia kerjakan di awal kepemilikan Twitter tetapi ia berjanji akan mengurangi fokusnya itu.

"Ada ledakan aktivitas awal yang diperlukan pasca akuisisi untuk mengatur ulang perusahaan, tapi kemudian saya berharap untuk mengurangi waktu saya di Twitter," kata Musk, seperti dikutip dari Reuters.

Musk juga mengakui bahwa beberapa insinyur Tesla membantu mengevaluasi tim teknik Twitter, tetapi berdasarkan sukarela. "itu pun setelah jam kerja," katanya.

Twitter mengalami perombakan besar-besaran sejak berada di tangan Musk. Ia memecat kepala eksekutif Twitter dan pemimpin senior lainnya. Ia juga melakukan PHK massal.

Pada Rabu pagi, Musk mengirim email kepada karyawan Twitter, memberi tahu tentang lingkungan kerja baru yang keras. Ia kemudian memberi ultimatum kepada karyawan; tetap berada di perusahaan dengan jam kerja yang panjang dan intensitas tinggi,  atau pergi dan membawa paket pesangon gaji tiga bulan.

Email muncul saat Musk berselisih dengan karyawan Twitter baik di belakang layar maupun di media sosial.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya