Berita

Pengamat politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga/RMOL

Politik

Berani Temui di Solo, Gibran Berbakat Baca Anies Baswedan sebagai Tokoh Masa Depan

KAMIS, 17 NOVEMBER 2022 | 04:40 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Putra sulung Presiden Joko Widodo Gibran Rakabuming Raka nampaknya berbakat dalam membaca Anies Baswedan sebagai tokoh masa depan. Bacaan Gibran itu terlihat bukan saat ini saja. Hal itu sudah terbaca olehnya sejak pertama kali sengaja menemui Anies di Jakarta.

Demikian analisa pengamat politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (16/11), merespons pertemuan Anies-Gibran di Solo beberapa hari lalu.

Kata Jamiluddin, selesai pertemuan di Solo, termasuk saat di Jakarta, Gibran juga melontarkan pujian kepada Anies. Bagi Gibran, Anies sosok yang punya kapasitas dan.pengalaman sehingga layak berguru kepadanya.


"Gibran mau berguru ke Anies tentunya karena atas penilaiannya berhasil saat memimpin Jakarta. Di sini Gibran berani berbeda pendapat dengan kelompoknya yang terus menilai Anies tak mampu memimpin dan bekerja. Anies selalu dinilai pemimpin yang gagal," jelas mantan Dekan Fikom IISIP Jakarta ini.

Lebih lanjut, Jamiluddin melihat, pertemuan Gibran dan Anies bisa jadi tidak sepengetahuan ayahandanya Joko Widodo. Gibran melakukan pertemuan dengan Anies selain ingin belajar juga untuk menjaga silaturahmi.

"Anies yang jauh lebih senior juga tidak melihat Gibran anak ingusan. Anies terkesan tetap serius dalam pertemuan itu dan menganggap Gibran rekan diskusi yang sepadan," jelas Jamiluddin.

Dalam pandangan Jamiluddin, Gibran tampaknya lebih mandiri dalam menentukan bertemu dengan siapa. Ia tak khawatir akan dinilai membeleo oleh partainya.

"Gibran tampak lebih bebas, tanpa khawatir sanksi dari partainya karena bertemu Anies," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya