Berita

Anggota Komisi II DPR RI Rico Sia/Net

Politik

Pimpinan DPR Didesak Segera Sahkan RUU Pembentukan Provinsi Papua Barat

KAMIS, 17 NOVEMBER 2022 | 01:17 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pimpinan DPR RI didesak segera mengesahkan RUU Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya menjadi UU. Desakan itu disampaikan anggota Komisi II DPR RI Rico Sia.

Rico menjelaskan bahwa RUU Papua Barat Daya tersebut telah selesai dibahas oleh Komisi II DPR RI bersama DPD RI, dan pemerintah. Seain itu, telah disepakati untuk dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI.
 
"Saya tetap mendesak, karena secara kelembagaan pada saat rapat Komisi II DPR dengan pemerintah yang diwakili Mendagri, Kemenkumham dan yang lain semua sudah sepakat," demikian kata Rico.


Wakil Rakyat Dapil Papua Barat itu menambahkan, Pimpinan DPR juga telah berjanji akan mengagendakan pengesahan RUU tersebut pada rapat paripurna masa sidang ini.
 
Namun demikian, hingga pembukaan masa sidang pada 1 November lalu belum juga diagendakan. Menurut Rico, terus ditundanya pengesahan RUU itu akan menjadikan citra buruk bagi kelembagaan DPR. Apalagi, masyarakat Papua Barat sudah sangat menginginkan Daerah Otonomi Baru (DOB) tersebut terwujud.
 
Lebih lanjut Rico memaparkan, jika unsur pimpinan tidak bisa menghadiri rapat paripurna secara langsung, seharusnya bisa dilakukan dengan cara zoom meeting seperti yang kerap dilakukan selama ini.

Politisi Partai Nasdem itu berpendapat,tertundangan pengesahan RUU Papua Barat akan berdampak pada tahapan pemilu 2024.

"Itu pertanyaan yang disampaikan langsung oleh konstitutuen saya di dapil Papua Barat. Kan teknologi sudah maju dan bisa dimanfaat," jelas Rico.
 
Rico juga menjelaskan bahwa rapat Komisi II DPR dengan Mendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP telah menyepakati masuknya 3 DOB (Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah, Provinsi Papua Pegunungan) dan DOB Papua Barat Daya dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) Pemilu 2024.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya