Berita

Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Sayangkan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Cak Imin Minta Polisi Usut Tuntas

KAMIS, 17 NOVEMBER 2022 | 00:59 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Terjeratnya pinjaman online (Pinjol) yang menimpa ratusan mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) mendapat sorotan dari Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar. Pria yang karib disapa Cak Imin ini memberikan peringatan bagi mahasiswa untuk lebih meningkatkan literasi finansial.

Ketua Umum DPP PKB itu menyayangkan kasus tersebut menimpa kaum terdidik yang ada di lingkungan perguruan tinggi. Ia mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas sindikat Pinjol tersebut. Apalagi ada unsur penipuan dalam kasus tersebut.

"Memang cukup disayangkan karena kasus pinjol ini terjadi di lingkungan kampus, di lingkungan kaum terdidik,” demikian kata Cak Imin ini, Rabu (16/11).


Dalam pandangan Cak Imin, merespons kasus ini harus dijawab dengan membangun literasi finansial bagi mahasiswa. Tujuannya, agar mereka tak mudah terpengaruh iming-iming Pinjol, baik berkedok investasi maupun lainnya.

“Karena literasi finansial) adalah fondasi buat mereka agar melek finansial sekaligus jadi tameng mereka dari penipuan,” jelas Cak Imin.

Ia menjelaskan, literasi finansial bukan hanya dipraktekkan saat di bangku kuliah, namun harus dilakukan seumur hidup.

Ia meyakini, semakin muda seseorang memiliki literasi finansial maka kehidupannya akan semakin sejahtera karena pengelolaan keuangannya sudah mumpuni. Termasuk mampu memberi pencerahan kepada masyarakat awam.
 
“Itulah mengapa mahasiswa sebaiknya membekali diri dengan literasi finansial. Paling tidak bisa untuk membentengi diri mereka sendiri," pungkas Cak Imin.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya