Berita

Pertemuan Presiden PKS Ahmad Saikhu dan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan/Net

Politik

Presiden PKS Tawarkan Beasiswa pada Korban Tragedi Kanjuruhan di Malang

SENIN, 14 NOVEMBER 2022 | 22:48 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Korban Tragedi Kanjuruhan ditawari beasiswa kuliah oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu. Tawaran ini, disampaikan Saikhu ketika berkunjung ke salah satu kediaman korban di kawasan Klojen, Malang, Jawa Timur.

Ketika berkunjung ke rumah korban, Syaikhu mendapatkan cerita pilu dari orangtua korban Kanjuruhan yang sempat tak sadarkan diri selama dua hari.

Risky Dendy Nugroho, salah satu korban yang selamat bercerita bahwa di RT itu ada 7 orang yang berangkat menonton pertandingan sepak bola. Namun, hanya 3 yang kembali tepat waktu.


"Saat pulang, saya ditarik-tarik teman, katanya ada gas. Tiba-tiba saya tidak sadar," cerita pria yang baru lulus SMK itu.  

Mendengar cerita dari korban dan keluarganya, Syaikhu langsung meminta rombongan PKS yang hadir untuk memanjatkan doa untuk korban.

"Mudah-mudahan korban dimasukkan dalam ahlul jannah, dan keluarga yang ditinggal diberi kesabaran, al fatihah,” ucap Saikhu, Senin (14/11).

Syaikhu kemudian meminta maaf karena baru bisa berkunjung hari ini. Namun, ia menyampaikan telah memerintahkan perwakilan DPP PKS dan anggota legislatif untuk mengawal kasus itu secara profesional.

"Saya minta temen-temen mengawal kasus ini agar bisa diusut tuntas. Semoga tidak lagi ada kejadian serupa di negeri ini,” tegasnya.

Tak hanya itu, selain memberi santunan pada korban, Syaikhu juga menawarkan beasiswa penuh kepada Risky untuk melanjutkan kuliah di salah satu kampus di daerah Bekasi.

"Monggo saya jika berminat saya bisa dihubungi, insyaAllah full beasiswa,” demikain Syaikhu.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya