Berita

Diskusi Lembaga Kajian dan Pengembangan (LKP) Sunari/Ist

Politik

Setelah Dirundung Pandemi, Masyarakat Bali Mulai Rasakan Angin Segar Lewat KTT G20

SENIN, 14 NOVEMBER 2022 | 14:27 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 diyakini memberi manfaat secara langsung bagi masyarakat Bali karena pembangunan sejumlah infrastruktur.

Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), Ida Bagus Partha Adnyana mencontohkan, pembangunan infrastruktur pendukung KTT G20 yang bermanfaat di antaranya renovasi fasilitas di bandara, pembangunan jogging track di Sanur, hingga pelabuhan di Nusa Penida.

Dampak langsung juga dirasakan hotel dan restoran di luar kawasan Nusa Dua yang menerima limpahan turis. Tercatat, tingkat keterisian hunian dalam rangkaian G20 bisa mencapai 60 persen.


“Bagi kami, sorotan media pun menjadi promosi gratis sehingga tak diperlukan lagi biaya untuk mengundang orang luar datang ke Bali,” kata Ida Bagus dalam diskusi Lembaga Kajian dan Pengembangan (LKP) Sunari, Senin (14/11).

Tren kunjungan turis ke Bali pun diyakini akan meningkat hingga 2,1 juta wisatawan mancanegara, atau meningkat 33 persen dari baseline tahun 2019.

Meski demikian, ia juga mewanti-wanti dampak perang Rusia-Ukraina yang menyebabkan tingginya harga tiket pesawat. Hal ini patut diwaspadai setelah euforia kedatangan para delegasi di KTT G20.

“Selain itu, kita sendiri punya PR untuk menyelesaikan masalah sampah dan kemacetan yang bisa menurunkan daya taruk wisata Bali,” katanya.

Sementara itu, Ketua Paiketan Krama Bali, I Wayan Jondra menyebut, penyelenggaraan KTT G20 wajib disyukuri oleh masyarakat Bali, apalagi setelah sebelumnya Bali dihantam begitu keras oleh pandemi.

“Kenyataannya, pariwisata masih mendominasi sumber penghidupan kita. Event ini menunjukkan kepercayaan masyarakat internasional kepada Bali,” kata I Wayan Jondra.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Dua Kali Belanja dalam Sepekan, Komisaris AMMN Tambah 4,62 Juta Saham

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:23

Di KUII VIII, MUI Dorong Gagasan Danantara Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:00

Wall Street Variatif, S&P 500 Nyaris Tak Bergerak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:38

Bursa Eropa: DAX dan STOXX 600 Menguat di Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:20

Walkot Jakpus Melarang Laporan Warga Berhenti di Meja Birokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:07

Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:03

Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:51

Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:42

Untung Hakim Masih Ada

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:25

Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Dimulai di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:19

Selengkapnya