Berita

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh di JCC Senayan, Jakarta/RMOL

Politik

Surya Paloh: Posisi ABS Ini Benalu Bagi Nasdem

JUMAT, 11 NOVEMBER 2022 | 18:36 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Nasdem memastikan posisinya untuk tetap berada di pemerintahan Joko Widodo hingga akhir masa jabatan presiden di 2024.

Komitmen tersebut ditegaskan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh di tengah isu miring yang menerpa Nasdem dan Jokowi setelah pendeklarasian Anies Baswedan sebagai bakal capres 2024.

Surya Paloh mengamini ada pihak-pihak yang berusaha membuat renggang hubungan Nasdem dengan Presiden Joko Widodo. Namun, Nasdem tetap berkepentingan melanjutkan upaya, dedikasi, dan tenaga terhadap pemerintahan Jokowi.


"Apa kepentingan Nasdem? Nasdem amat berkepentingan untuk keberhasilan Presiden Jokowi. Kegagalan Presiden Jokowi implikasinya ya kegagalan Nasdem, itu pasti karena partai pengusung,” kata Surya Paloh di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (11/11).

Dengan sikapnya yang tetap mengawal pemerintahan Jokowi meski diterpa isu miring, muncul isu bahwa Partai Nasdem terlalu manut atau dengan istilah asal bapak senang (ABS).

Secara tegas, Surya Paloh menolak jika Nasdem disebut dalam posisi ABS.

"Posisi ABS ini benalu. Manusia memang gampang terlena untuk pikiran-pikiran yang barangkali belum tentu diniatkan baik bagi kepentingan yang lebih besar. Di sana ada pragmatisme, ada transaksional, dan itu yang harus dihindarkan,”katanya.

"Kita ingin politik kebangsaan yang sehat, lebih bagus me-warning itu (ABS) sebelum terlambat," tandasnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya