Berita

Waketum Nasdem Ahmad Ali/Net

Politik

Nasdem Jawab Tudingan Fahri Hamzah Soal Bohir Belum Deal

JUMAT, 11 NOVEMBER 2022 | 13:18 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Waketum Partai Gelora, Fahri Hamzar menilai belum deklarasinya PKS dan Demokrat untuk berkoalisi bersama Nasdem lantaran bohir pengusung Anies Baswedan belum deal dijawab elit Nasdem.

Waketum Partai Nasdem Ahmad Ali justru membalikan tudingan tersebut ke Fahri Hamzah.

"Itu mungkin tradisi Fahri hamzah kali ya. Tapi kalau di Nasdem sih enggak seperti itu. PKS enggak seperti itu, Demokrat enggak seperti itu. Mungkin di partai dia (Fahri) kali seperti itu,” kata Ahmad Ali kepada wartawan di JCC Senayan, Jumat (11/11).


Dia menegaskan bahwa tidak ada bohir atau bandar dalam mengusung Anies Baswedan. Pasalnya, Anies dipilih oleh rakyat dan tidak mau berkoalisi dengan bentuk deal politik kotor seperti itu.

"Gak ada bandar-bandaran lah. Mengusung Anies ini kan harapan. Mengusung Anies ini cerminan keinginan rakyat. Jadi kita tidak main-main lah kita mencoba untuk melepas koalisi, kebiasaan-kebiasaan lama dalam berpolitik, politik itu seakan-akan milik orang yang berduit, politik itu seakan-akan hanya milik kader partai, gak adalah,”tegasnya.

Anggota Komisi III DPR RI ini menegaskan bahwa proses politik yang Nasdem lakukan saat ini bersifat riang gembira memenuhi aspek keinginann masyarakat dalam menentukan calon pemimpin dan meminta Fahri Hamzah untuk tidak terlalu banyak bicara mengenai internal Nasdem.

"Politik itu milik anak bangsa. Biarlah kemudian proses politik ini kita jalanin dengan riang gembira tanpa ada intrik. Akan semakin baik kalo tiap-tiap partai mengomentari kebijakannya sendiri-sendiri. Tidak perlu kita mengomentari kebijakan partai lain,” demikian Ahmad Ali.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya