Berita

Wakil Ketua Umum bidang Pemenangan Pemilu PKB Jazilul Fawaid/RMOL

Politik

Jokowi Ungkap 2024 Jatahnya Prabowo, Jazilul Fawaid: Kode Keras Segera Deklarasi

RABU, 09 NOVEMBER 2022 | 19:52 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo menyebut 2024 nanti jatah tahta presiden untuk Prabowo Subianto. Pernyataan tersebut angin segar bagi koalisi Kebangkitan Indonesia Raya lantaran salah satu calon presidennya didukung langsung oleh presiden.

Wakil Ketua Umum bidang Pemenangan Pemilu PKB Jazilul Fawaid menuturkan pernyataan Jokowi tersebut merupakan kode keras namun masih terdengar ambigu.

"Kode yang disampaikan Pak Jokowi itu sudah kode keras. Cuman, masih ambigu karena masih ada juga orang yang dikasih kode keras juga,” kata Jazilul usai acara diskusi publik Fraksi PKB MPR RI bertemakan Pemilih Pemula dan Potensi Kaum Muda Sebagai Bonus Demografi untuk Kemajuan Bangsa, Hotel Santika, Tangerang Selatan, Rabu (9/11).


Namun, Wakil Ketua MPR RI ini memandang pernyataan tersebut secara posiif, untuk meminimalisir terjadinya perselisihan antar partai politik yang belum mengusung calon presiden untuk 2024 mendatang.

"Nah tetapi bagi kami itu positif. Itu menungkinkan agar parpol tidak saling gontok-gontokan lah semuanya punya jatah sama. Pak Prabowo punya jatah tentu yang lain juga punya jatahnya yang sama,” katanya.

"Tetapi karena disampaikan langsung oleh Pak Jokowi bagi kami itu kode agar segera deklarasi,” imbuhnya.

Disinggung mengenai kapan rencana KIR mendeklarasikan calon presidennya ke publik. Gus Jazil justru mendorong Prabowo dan Cak Imin untuk segera deklarasi lantaran sudah diberikan kode oleh Presiden Joko Widodo.

"Segera berarti. Belum sebut tanggalnya. Tapi kalau kita cerdas, menangkap kodenya itu artinya segera deklarasi. Kalau tidak segera deklarasi ya kita kurang cerdas,” tutupnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya