Berita

Petugas medis melakukan tes asam nukleat di komunitas di Zhengzhou, Provinsi Henan, China Tengah, pada 5 November 2022/Net

Dunia

Kasus Covid Naik Lagi, Ahli China: Pakai Masker dan Cuci Tangan Efektif untuk Mencegah Penularan

SELASA, 08 NOVEMBER 2022 | 08:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pihak berwenang di distrik Haizhu, Guangzhou di Provinsi Guangdong, China Selatan kembali melaporkan kenaikan angka kasus baru Covid-19.

Sebagai tindakan pencegahan, pemerintah menghimbau penduduk untuk meninggalkan rumah kecuali diperlukan selama tiga hari mulai Sabtu.

Guangzhou mencatat 1.325 kasus positif pada pekan ini, di antaranya 1.253 ditemukan di distrik Haizhu.


Jumlah kasus positif yang belum pernah terjadi sebelumnya itu sebagian besar disebabkan oleh penularan varian Omicron tak yang kuat.

"Daerah pemukiman padat dengan gang-gang sempit, penularan virus secara aerosol mudah terjadi," kata Zhang Zhoubin dari pusat pencegahan dan pengendalian penyakit kota Guangzhou mengatakan pada konferensi pers Minggu, seperti dikutip dari Global Times, Senin (7/11).

Pakar China juga memperingatkan risiko ganda Covod-19 dan influenza musim dingin ini.

Zhong Nanshan, pakar penyakit pernapasan terkemuka Tiongkok, mengatakan pada sebuah forum pada awal November bahwa diperlukan lebih banyak upaya untuk mengatasi masalah ilmiah pencegahan dan pengendalian influenza selama pandemi Covid-19.

"Dunia masih menghadapi risiko gabungan pandemi Covid-19 dan influenza, terutama musim dingin ini," kata Zhong.

Menghadapi situasi epidemi yang parah, Mi Feng, juru bicara Komisi Kesehatan Nasional, menegaskan pada konferensi pers hari Sabtu bahwa China akan terus mempertahankan strategi dinamis nol-Covid karena negara itu masih menghadapi banyak risiko yang ditimbulkan oleh kasus impor, transmisi komunitas domestik. dan influenza di musim dingin.

Sementara itu penasihat Komisi Kesehatan Nasional dan direktur Departemen Penyakit Menular di Rumah Sakit Pertama Universitas Peking, Wang Guiqiang, mengatakan pada konferensi pers hari Sabtu bahwa mutasi Omicron yang semakin menular, membuatnya lebih sulit untuk mencegah dan mengendalikan epidemi.

"Tetapi strategi pencegahan dan pengendalian epidemi China saat ini masih efektif dalam mencegah wabah skala besar," ujar Wang.

Dia mengatakan bahwa langkah-langkah saat ini, termasuk memakai masker, menjaga kebersihan tangan dan jarak sosial, masih menjadi sarana yang sangat penting untuk mengendalikan penyebaran virus dan mencegah infeksi.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya