Berita

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang mendirikan dapur umum untuk warga terdampak banjir di Semarang/RMOLJateng

Nusantara

Semarang Kebanjiran, Rumah Warga Dipenuhi Lumpur

SENIN, 07 NOVEMBER 2022 | 09:50 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang sejak Minggu (6/11) siang mengakibatkan sejumlah titik lokasi kebanjiran hingga tanah longsor.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Winarsono mengatakan, ada beberapa wilayah yang terdampak banjir dan limpasan air sungai cukup parah.

Seperti di Perumahan Mangkang Indah, Kelurahan Wonosari, Ngaliyan. Wilayah ini mengalami banjir hingga setinggi 50 cm karena ada sebagian talud yang belum terbangun.


"Lalu di Perumahan Wahyu Utomo yang masuk Kelurahan Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan ini air limpasan juga. Jadi setelah limpas bisa segera surut tapi ada rumah yang roboh," kata Winarsono kepada Kantor Berita RMOLJateng, Senin pagi (7/11).

Kondisi terkini, beberapa titik lokasi tersebut menyisakan lumpur sisa banjir Selain itu, BPBD juga mendirikan dapur umum di Kecamatan Tugu untuk mengakomodir warga sekitar yang rumahnya kemasukan air.

"Kami juga berikan bantuan logistik di kelurahan Wonosari. Yang di Kecamatan Tugu kita dirikan dapur umum untuk membantu warga yang sebagian rumahnya masih kebanjiran sehingga untuk aktivitas mereka berkurang," bebernya.

Selain banjir, Winarsono menyebut di kawasan Jatibarang juga terjadi tanah longsor semalam. Pihaknya juga langsung bergerak berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang untuk menurunkan alat berat agar lokasi yang terkena longsor bisa dilalui.

"Pagi ini juga masih kita lanjutkan di lokasi longsor untuk pembersihan. Tidak ada korban jiwa disana," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya