Berita

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof Abdul Muti/Net

Politik

Selain Keumatan, Muktamar Muhammadiyah Ikut Bahas Isu Pemilu 2024

JUMAT, 04 NOVEMBER 2022 | 18:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ada sejumlah materi yang akan dibahas secara komprehensif dalam gelaran Muktamar Muhammadiyah ke-58 pada 5 November hingga 20 November 2022.

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof Abdul Muti menuturkan, hal-hal yang akan dibahas berkaitan isu strategis, keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan universal.

Dari isu-isu tersebut terbagi ke dalam beberapa tema. Misalnya isu keumatan, akan membahas fenomena rezimentasi paham agama, hingga memperkuat kesatuan umat.


“Sekarang ini ada gejala paham agama tertentu yang begitu dominan, bahkan seakan-akan menjadi bagian dari paham agama,” kata Abdul Muti dalam jumpa media secara daring, Jumat (4/11).

Masih dalam isu keumatan, akan dibahas tentang membangun kesalehan digital. Kemudian memperkuat persatuan umat dan tentang reformasi tata kelola filantropis Islam.

“Itu isu keumatan yang akan kita bahas dalam Muktamar nanti,” imbuhnya.

Soal isu kebangsaan, Muhammadiyah akan membahas penguatan ketahanan keluarga, reformasi sistem pemilu, suksesi kepemimpinan 2024, kemudian evaluasi atas kebijakan deradikalisasi, memperkuat keadilan hukum, penataan ruang publik yang inklusif dan adil, memperkuat regulasi sistem resiliensi bencana dan beberapa lainnya.

"Itulah antara lain gambaran umum tentang materi Muktamar yang besok akan diberikan tanggapannya oleh anggota Muktamar dari pimpinan wilayah dan organisasi otonom tingkat pusat,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

KPK Tidak Ragu Tetapkan Yaqut Cholil Tersangka

Kamis, 08 Januari 2026 | 20:04

KPK Ultimatum Kader PDIP Nyumarno Hadiri Pemeriksaan

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:47

Wanita Ditembak Mati Agen ICE, Protes Meluas

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:43

Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha Dicecar soal Aliran Uang Suap

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:31

Kader PDIP Nyumarno Mangkir dari Panggilan KPK

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:25

Akademisi UGM Dorong Penguatan Mata Kuliah Ekonomika Koperasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:19

Arab Saudi Klaim Pemimpin Separatis Yaman Selatan Melarikan Diri Lewat Somaliland

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:15

Presiden Prabowo Beri Penghargaan Ketua Umum GP Ansor

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:50

Istri Wawalkot Bandung Menangis di Sidang Praperadilan

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:45

Rizki Juniansyah Ngaku Tak Tahu Bakal Naik Pangkat Jadi Kapten TNI

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:32

Selengkapnya