Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Korut Tembakkan Rudal, Korsel-AS Perpanjang Latihan Tempur Udara Vigilant Storm

JUMAT, 04 NOVEMBER 2022 | 12:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Korea Selatan dan Amerika Serikat sepakat untuk memperpanjang latihan udara bersama skala besar menyusul pembicaraan Menteri Pertahanan Lee Jong-sup dengan Kepala Pentagon Llyod Austin di Washington, Kamis (3/11) waktu setempat.

Lee mengatakan, latihan lima hari Vigilant Storm yang sebelumnya dijadwalkan berakhir pada Jumat (4/11) akan diperpanjang  satu hari, seperti dikutip dari Yonhap.

Keputusan untuk memperpanjang latihan diambil sebagai tanggapan atas penembakan rudal balistik antarbenua (ICBM) Korea Utara pada hari Kamis.


Berbicara kepada wartawan di Washington, DC, setelah pembicaraannya dengan kepala Pentagon, Lee mengatakan latihan itu akan diperpanjang satu hari atas permintaan langsungnya kepada Austin.

Sekitar 240 pesawat, termasuk jet tempur siluman F-35, dimobilisasi di sekitar Semenanjung Korea dalam latihan tersebut.

Pertemuan Lee Jong-sup dengan Llyod Austin merupakan bagian dari Pertemuan Konsultatif Keamanan (SCM) antara AS dan Republik Korea (ROK) yang ke-54.

Keduanya memimpin delegasi masing-masing, termasuk pejabat senior pertahanan dan urusan luar negeri.

SCM telah memainkan peran penting dalam pengembangan lanjutan dari Aliansi AS-ROK, dan akan terus menjadi tempat landasan untuk membahas dan menegaskan komitmen nasional.

Kedua belah pihak berjanji untuk terus mengembangkan Aliansi—kunci utama perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea dan di kawasan Indo-Pasifik—ke dalam hubungan strategis yang mendalam dan komprehensif, seperti yang tercantum dalam situs resmi Kementerian Pertahanan AS.

Secara khusus, menandai peringatan 70 tahun Aliansi AS-ROK pada tahun 2023, Sekretaris dan Menteri mengakui nilai Aliansi dan berjanji untuk mengadakan berbagai acara bersama untuk meletakkan dasar bagi pengembangan Aliansi di masa depan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya