Berita

Presiden China Xi Jinping enyambut kunjungan Presiden Tanzania Samia Suluhu Hassan sebelum pembicaraan mereka di Aula Besar Rakyat di Beijing, ibu kota China, 3 November 2022/Net

Dunia

Bertemu Xi Jinping di Beijing, Presiden Samia Suluhu Hasan Janji Tingkatkan Kerja Sama Tanzania-China

JUMAT, 04 NOVEMBER 2022 | 08:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kunjungan Presiden Tanzania Samia Suluhu Hassan ke Beijing pada Kamis (3/11) dimanfaatkannya untuk melakukan pembicaraan dengan tujuan meningkatkan hubungan bilateral dengan Presiden China Xi Jinping.

Kunjungan Hassan ke China mendapat apresiasi khusus dari Xi, mengingat ia adalah kepala negara Afrika pertama yang diterima China setelah Kongres Nasional ke-20 Partai Komunis China.

"Ini sepenuhnya menunjukkan kedekatan hubungan China-Tanzania dan status penting hubungan China-Afrika dalam diplomasi China secara keseluruhan," kata Xi, seperti dikutip dari Xinhua.


Di bawah situasi baru, kata Xi, perkembangan yang baik dari hubungan China-Tanzania tidak hanya melayani kepentingan bersama dan jangka panjang kedua negara, tetapi juga sangat penting untuk memajukan komunitas Tiongkok-Afrika dengan masa depan bersama di masa depan yang baru.

Xi juga menekankan bahwa Beijing selalu memandang hubungan dengan Dodoma  dari ketinggian strategis, dan selalu menjadi teman yang dapat dipercaya.

"Kedua negara harus mempromosikan kerja sama di berbagai bidang di bawah bimbingan kemitraan kerja sama strategis komprehensif China-Tanzania," ujarnya.

"China siap untuk terus memperluas impor produk khusus dari Tanzania, mendukung perusahaan China untuk berinvestasi di sana, dan memberikan bantuan untuk pembangunan ekonomi dan sosial Tanzania sesuai kapasitasnya," lanjut Xi.

Hubungan China-Afrika harus tetap berpegang pada arah saling percaya, saling menguntungkan, saling belajar dan saling membantu.

"Kedua belah pihak harus meneruskan tradisi yang baik dan meningkatkan semangat persahabatan dan kerjasama China-Afrika," kata Xi.

Sementara itu Suluhu Hassan menyatakan kesediaan Tanzania untuk berdiri sebagai mitra terpercaya selamanya dari China. Ia juga mengatakan negaranya meningkatkan kerja sama pragmatis dan membawa hubungan bilateral ke level baru.

Dalam pertemuan Kamis, kedua belah pihak juga sepakat untuk memperluas volume perdagangan bilateral, lebih memperdalam kerja sama berkualitas tinggi di bawah kerangka Inisiatif Sabuk dan Jalan.

Baik China maupun Tanzania juga sepakat meningkatkan kerja sama dalam pemrosesan dan manufaktur, pembangunan hijau, dan ekonomi digital.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya