Berita

Ade Armando/Net

Politik

Ingatkan Ade Armando, PKS: Sudah Saatnya Bawa Narasi Gagasan, Bukan Sentimen Agama

KAMIS, 03 NOVEMBER 2022 | 21:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pernyataan aktivis media sosial Ade Armando yang menyebut faktor agama sangat menentukan kemenangan Pilpres 2024, utamanya untuk mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ketimbang Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi polemik.

Dalam potongan video yang beredar di Twitter, menampilkan Ade Armando mengimbau agar pemilih Kristen tidak terbelah maka Anies akan bisa mengalahkan Ganjar. Itu lantaran suara pemilih Islam meski terbelah, lebih banyak ke Anies.  

Salah satu yang mempolemikkan pernyataan Ade Armando itu, adalah jurubicara PKS Muhammad Kholid. Kata Kholid, narasi Ade Armando sangat berbahaya dan cenderung memecah belah bangsa.


"Narasinya tidak baik, cenderung memecah belah bangsa. Sayang sekali," ujar Kholid kepada wartawan, Kamis (3/11).

Dia mengingatkan, menatap Pemilu Serentak 2024 harus disiapkan dengan berbagai ide dan gagasan membangun bangsa. Bukan membangkitkan lagi sentimen keagamaan.

"Kita sudah saatnya bawa narasi gagasan, karya dan program. Bukan membawa narasi sentimen keagamaan," tuturnya.

Apalagi Anies Baswedan, lanjutnya, dalam setiap pernyataan publiknya selalu menawarkan gagasan dan ide-ide yang positif.

"Pak Anies selama ini selalu membawa narasi gagasan, karya dan program yang sudah dijalankan di Jakarta. Itu bagus. Kita harus kedepankan kontestasi gagasan seperti itu," pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya