Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/Net

Politik

Kalkulasi Anies Soal AHY dan Aher Harus Tepat Agar Bisa Menang

MINGGU, 30 OKTOBER 2022 | 16:05 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bakal calon presiden (bacapres) Partai Nasdem, Anies Baswedan harus benar-benar mengalkulasi secara tepat pilihan pendampingnya di Pilpres 2024 agar bisa menang, apakah itu Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) atau mantan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher).

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengatakan, Demokrat dan PKS diyakini sudah menghitung dengan cermat untuk pendamping Anies, apakah AHY atau Aher.

"Karena soal cawapres, Surya Paloh dan Nasdem telah serahkan ke Anies saat deklarasi capres lalu. Tapi tidak salah kan kalau publik ikut lakukan itung-itungan soal cawapres," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (30/10).


Muslim menilai, AHY sebagai ketum punya modal partai dan hal tersebut diperlukan oleh Anies bersama Nasdem untuk melengkapi kekurangan kuota ambang batas. Sementara itu, di belakang AHY, ada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang merupakan Presiden keenam RI.

"Tetapi AHY berpangkat Mayor. Ini akan ada kendala psikologis terhadap para jenderal dan mantan jenderal. Apakah para jenderal mau diperintah oleh seorang mantan Mayor?" kata Muslim.

Namun demikian kata Muslim, Demokrat merupakan partai politik (parpol) yang nasionalis religius yang tentu diperlukan oleh Anies.

"Tapi juga publik melihat AHY dan Demokrat dalam sejumlah isu kerakyatan terlihat tidak kritis lagi," tutur Muslim.

Sementara untuk Aher, Muslim melihat bahwa Aher pernah dua kali menjabat sebagai Gubernur. Apalagi, basis suara Aher di Jawa Barat cukup besar, meskipun masih ada Ridwan Kamil yang juga punya pengaruh di Jawa Barat.

"Dari segi integritas dan religius oke, tapi ada godaan jika Nasdem jadi ditendang dari kabinet, PKS digoda. Ini bisa jadi trik memecah kekuatan Anies dan Nasdem untuk cawapres," terang Muslim.

Yang jelas, kata Muslim, kalkulasi matang diperlukan. Mengingat, jika Nasdem, Demokrat, dan PKS dapat merumuskan dengan cerdas untuk bacawapres Anies, kemenangan dengan sangat mudah diraih pada Pilpres 2024 nanti.

"Kans menang besar bagi Anies juga partai-partai pengusungnya. Hanya saja, jika dicermati pemimpin muda seperti PM Inggris Rishi Sunak dengan usia 42 tahun jadi Perdana Menteri, rasanya tidak sulit bagi Anies untuk gandeng AHY," pungkas Muslim.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya