Berita

Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak dan Presiden Prancis Emmanuel Macron/Net

Dunia

Rishi Sunak dan Emmanuel Macron Teleponan Bahas Arus Migran

SABTU, 29 OKTOBER 2022 | 10:05 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Setelah resmi menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris yang baru, Rishi Sunak pada Jumat (28/10) melakukan panggilan telepon pertamanya dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Seperti dimuat BBC, dalam pembicaraan tersebut keduanya telah sepakat untuk meningkatkan kerja sama dalam menangani penyebrangan migran yang sering melakukan perjalanan ilegal yang mematikan di rute Channel, terowongan kereta bawah laut yang menghubungkan dua negara.

Belum diketahui rincian dari rencana tersebut, namun Downing Street melaporkan bahwa Sunak telah menekankan pentingnya hubungan Inggris dengan Prancis, yang merupakan tetangga serta sekutu Inggris. Ia ingin menangani penyebrangan Channel dengan serius.


Sebelumnya, Inggris dan Prancis diketahui sempat bentrok dalam beberapa tahun terakhir atas hak penangkapan ikan pasca-Brexit, pakta keamanan trilateral AUKUS, serta migrasi. Pada November 2021 lalu, 27 orang dilaporkan tewas dalam insiden migran terburuk yang tercatat di terowongan Channel.

Akan tetap Inggris tidak diundang dari pertemuan tingkat menteri yang membahas tentang masalah ini setelah Macron menuduh Boris Johnson, PM Inggris saat itu tidak serius menangani masalah migrasi tersebut.

Saat ini ada spekulasi bahwa Sunak kemungkinan akan menjalin hubungan yang lebih positif dengan presiden Prancis daripada dua pendahulunya, lantaran perbedaan usia yang tidak begitu jauh.

Selain membahas penyebrangan migran, keduanya juga membahas bidang kerja sama pada perubahan iklim, pertahanan, perang di Ukraina dan energi. Menurut laporan Elysee, Macron bersedia untuk memperdalam hubungan dengan Inggris dalam bidang pertahanan dan energi.

Sementara KTT Prancis dan Inggris dipastikan akan berlangsung pada tahun depan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya