Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh/Net

Politik

Kekecewaan Jokowi pada Nasdem akan Terlihat Jelas Jika Ada Reshuffle Kabinet

JUMAT, 28 OKTOBER 2022 | 10:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kabar hubungan antara Presiden Joko Widodo dengan Partai Nasdem yang mulai tegang usai pendeklarasian Anies Baswedan sebagai calon presiden dinilai masih belum akurat. Sebab, belum ada indikasi nyata yang mendukung kebenaran kabar tersebut.

Pengamat politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menilai patokan untuk memberi penilaian atas kabar tersebut adalah reshuffle kabinet. Katanya, jika Jokowi melakukan perombakan terhadap menteri-menteri dari Nasdem, maka hal itu menjadi pertanda hubungan keduanya tegang.

"Kalau nantinya menteri dari Nasdem sebagian atau keseluruhan direshuffle, maka dapat dipastikan Jokowi sangat kecewa pada Nasdem,” ucap Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (28/10).


Masalahnya, kata Jamiluddin, peran Nasdem, khususnya Surya Paloh terbilang besar dalam mengantarkan Jokowi menjadi presiden. Sementara mantan Walikota Solo itu dikenal sebagai sosok yang tahu berterima kasih.

“Jadi sangat berat mendepak Nasdem dari kabinetnya. Jokowi bisa jadi akan dinilai sosok yang lupa kacang akan kulitnya,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut Jamiluddin, meskipun Jokowi kecewa kepada Nasdem, tampaknya dia tidak akan mereshuffle kabinetnya dalam waktu dekat.

"Kalau pun Jokowi mendepak Nasdem, hal itu akan dilakukannya pada momentum yang tepat. Hal itu dimaksudkan agar masyarakat tidak mengaitkan reshuffle kabinet karena Nasdem mengusung Anies jadi capres,” tutupnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya