Berita

Seorang tersangka anggota ISIS duduk dengan mata tertutup di dalam mobil Pasukan Khusus Taliban di Afghanistan pada 5 September 2021/Net

Dunia

Taliban Akui Bunuh Enam Anggota ISIS yang Terlibat Dua Serangan Mematikan di Afghanistan

MINGGU, 23 OKTOBER 2022 | 06:30 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

RMOL. Pasukan keamanan Taliban mengklaim telah berhasil membunuh enam anggota ISIS dalam operasi yang dilakukan pada Jumat (21/10) malam waktu setempat. Operasi itu sengaja diluncurkan untuk menargetkan anggota yang terlibat dalam dua serangan besar pada bulan lalu di Afghanistan.

Menurut laporan dari Qari Yusuf Ahmadi, juru bicara pemerintahan Taliban pada Sabtu (22/10) mengatakan, ISIS berada dibalik dua serangan besar yang terjadi di pusat pendidikan Institut Kaaj dan sebuah masjid di tengah kota.

"Mereka adalah penyerang masjid Wazir Akbar Khan dan juga Institut Kaaj," kata Ahmadi yang juga melaporkan seorang anggota pasukan keamanan Taliban telah tewas dalam operasi tersebut, dimuat Al Arabiya.


Sebelumnya tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas kedua serangan tersebut. Meskipun begitu, Taliban tetap meyakini bahwa ISIS lah yang berada dibalik serangan bom yang terjadi pada 30 September lalu di Institut Kaaj yang menewaskan 53 orang mahasiswi.

Serta serangan di sebuah masjid di Wazir Akbar Khan pada 23 September lalu, yang menewaskan tujuh orang dan menyebabkan lebih dari 40 orang luka-luka.

Afiliasi Afghanistan dari ISIS adalah musuh berat Taliban. Pejuang yang setia kepada kelompok teror tersebut pertama kali muncul di Afghanistan timur pada 2014 lalu, dan kemudian memperluas jaringannya di daerah lain.

Sejak Taliban mengambil alih pada tahun 2021, mereka mengatakan bahwa mereka akan fokus untuk mengamankan negara itu setelah beberapa dekade terjadi perang. Akan tetapi, serangkaian ledakan semakin sering mengguncang ibu kota dan daerah perkotaan lainnya di negara tersebut, yang mendorong PBB mengeluarkan pernyataan bahwa keamanan Afghanistan sejauh ini kian memburuk.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya