Berita

Wakil Presiden Maruf Amin/Net

Politik

NFA Gelar Pangan Nusantara 2022, Wapres: Ini Menjadi Komitmen Indonesia Berdaulat

SABTU, 22 OKTOBER 2022 | 20:29 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Peringatan Hari Pangan Sedunia ke-42 digelar Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) untuk menumbuhkan kepedulian dan semangat memperkuat ketahanan pangan nasional.

Pembukaan acara Gelar Pangan Nusantara (GPN) 2022 ini dihadiri Wakil Presiden Maruf Amin secara virtual, dan juga dihadiri secara langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Sabtu (22/10).

Dalam sambutannya, Maruf Amin berharap pelaksanaan GPN 2022 bisa menjadi titik pijak untuk membangun sinergi dalam pengembangan sistem pangan nasional.


"Agar tema GPN ini, 'Bersama Wujudkan Pangan Kuat, Indonesia Berdaulat' menjadi komitmen bersama untuk melaksanakan pengelolaan pangan yang lebih baik ke depan," ujar Maruf.

Kepala NFA Arief Prasetyo Adi mengatakan, tema yang diangkat GPN tahun ini merepresentasikan semangat serta ajakan kepada masyarakat dan seluruh stakeholder pangan untuk bersama-sama mewujudkan ketahanan pangan sebagai pilar bagi tegaknya kedaulatan negara.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menjadikan Hari Pangan Sedunia sebagai momentum untuk mengisi kembali semangat kita dalam membangun dan memperkuat pangan nasional," ucap Arief

Maka dari itu, dia memastikan GPN 2022 ini dimanfaatkan NFA dengan menggelar Sejumlah kegiatan yang bersifat edukatif melalui berbagai lomba yang mendorong keratifitas tapi tidak terlepas dari nuansa hiburan.

"Di mana keseluruhannya mengandung pesan dan kampanye seputar penguatan pangan,” sambungnya mengungkapkan.

Arief mengatakan, sejumlah kampaye yang terus disuarakan NFA dalam peringatan Hari Pangan Sedunia ini diantaranya Gerakan Makan Enak, Makan Sehat, Makan B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman) yang secara sederhana tercermin melalui komposisi makanan di dalam piring.

"Di mana, 1/3 dari isi piring adalah makanan pokok, tidak harus nasi, 1/3 lainnya adalah sayur mayur, 1/6 lauk pauk, dan 1/6 buah-buahan," urai Arief.

"Komposisi ini untuk memenuhi standar Pola Pangan Harapan (PPH) dan standar Angka Kecukupan Energi," sambungnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dalam sambutannya mengatakan, GPN menjadi ajang untuk mengelorakan semangat mendukung program ketahanan pangan.

"Melalui acara hari ini, mari kita gelorakan semangat, mendukung program Badan Pangan Nasional untuk menjadikan pangan nusantara lebih terjamin baik dari baik dari suplai maupun permintaan,” tuturnya menambahkan.

Adapun Rektor Universitas Brawijaya, Widodo menyambut baik pelaksanaan GPN di Kampus Universitas Brawijaya. Menurutnya, Universitas Brawijaya siap mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan inovasi dan teknologi.

Pelaksanaan GPN ini digelar selama tiga hari sejak tanggal 21 hingga 23 Oktober 2022, di Kampus Universitas Brawijaya, Malang. 

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya