Berita

Pelabuhan Chabahar di Iran/Net

Dunia

India Akan Tingkatkan Perdagangan di Asia Tengah Lewat Pelabuhan Chabahar Iran

SENIN, 17 OKTOBER 2022 | 11:08 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Setelah India sempat menghadapi hambatan dalam melakukan perdagangan ke Afghanistan dan Asia Tengah lantaran kesulitan mengakses rute darat Pakistan. Kini melalui pengembangan pelabuhan baru Iran di Chabahar, telah mengubah banyaknya prospek perdangangan India di kawasan.

Pelabuhan Chabahar telah mengizinkan India untuk melakukan jalur perdangangan tanpa harus melalui rute Pakistan. Sejumlah investasi kini telah gencar dilakukan dalam proyek-proyek yang dimaksudkan untuk mengembangkan konektivitas fisik di kawasan Asia Tengah.

Dimuat The Print pada Rabu (12/10), India, Iran dan Uzbekistan telah membentuk kelompok kerja trilateral pada 2020 lalu, untuk mengoordinasikan penggunaan bersama Pelabuhan Chabahar dan mengerjakan berbagai proyek konektivitas di kawasan bersama-sama, dengan penekanan khusus pada Terminal Shahid Beheshti di Pelabuhan Chabahar.


Sementara itu pada 2022, di tengah banyaknya sanksi internasional yang diberikan Rusia sejak ia menginvasi Ukraina. India telah hadir membangun volume perdagangan yang sangat besar dengan Rusia dalam memasok produk pertanian dan sumber daya energi dari Moskow. Rusia kini telah menemukan kembali mitra ekspornya setelah sempat mengalami penekanan yang ada.

India secara eksplisit telah menempatkan kebutuhan dan mata pencaharian penduduknya di atas sikap ideologis negaranya. Sementara Eropa sebaliknya, berusaha untuk menghindari perdagangan dengan Rusia sejauh mungkin karena perang yang masih berlangsung antara Ukraina dan Rusia.

Lingkungan sanksi dan pembatasan telah memberi India kesempatan berharga untuk memenuhi kebutuhan ini dengan mendapatkan harga yang jauh lebih menarik, sebab Rusia telah menurunkan harga energinya jauh di bawah harga pasar.

Menurut analis Japan Oil, Gas and Metals National Corporation (JOGMEC) Mika Takehara, India kini tengah berupaya untuk mengubah manfaat sementara ini menjadi kemitraan jangka panjang dengan Rusia.

Menurut Takehara, para ahli dan pembuat kebijakan India sedang mempertimbangkan untuk meningkatkan impor minyak Rusia menjadi 30 PC dari total asupan India dengan membeli di pasar spot, sambil mengurangi ketergantungan mereka pada kontrak jangka panjang dengan eksportir Timur Tengah.

Selain menyediakan jalan bagi India untuk energi dan ketahanan pangan, peningkatan volume perdagangan dengan Rusia telah menjadi bukti konsep kelayakan dan nilai Koridor Utara-Selatan Internasional (INSTC) sebagai rute yang mampu menangani volume perdagangan yang besar, serta membuat alasan yang meyakinkan untuk lebih banyak investasi pada proyek konektivitas di sekitar INSTC.

Sejumlah konferensi baru-baru ini termasuk pertemuan Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO) telah menghasilkan konsensus luas di antara negara-negara Asia Tengah, Iran, Rusia dan India yang menggarisbawahi pentingnya INSTC, melalui Pelabuhan Chabahar.

Akhirnya, penetapan rute ini telah membebaskan India dari kesulitan yang disebabkan oleh lokasi geografisnya dan hambatan perdagangan regional oleh Pakistan. Selain itu, INSTC juga memberikan India rute alternatif untuk beroperasi dan kesempatan untuk mengimbangi upaya monopoli China yang dilakukan atas rute perdagangan di kawasan itu melalui Belt and Road Initiative (BRI).

Berbeda dengan China, lewat program BRI-nya, China telah memajukan kepentingan negaranya sendiri, dan telah merugikan banyak negara lain. Nampaknya prospek INSTC tampak jauh lebih cerah dalam jangka panjang, sebab proyek tersebut disusun dan dikembangkan melalui kepentingan bersama-sama dengan sejumlah besar negara.

Saat ini India telah menginvestasikan banyak waktu, perhatian, dan modal yang gencar dilakukan, dalam pengembangan Pelabuhan Chabahar serta infrastruktur dan konektivitas di Afghanistan. Dengan beroperasinya Pelabuhan Chabahar, INSTC hadir sebagai rute perdagangan yang layak dan peningkatan investasi, proyek ini diperkirakan akan membuahkan hasil yang besar.

Upaya India dalam hal ini telah sangat memperluas pengaruhnya di Iran dan Afghanistan dan memberi India peran penting di Asia Tengah. Pada waktunya, fokus pada INSTC dan Pelabuhan Chabahar akan terbukti menjadi salah satu keputusan paling cerdas yang dipilih oleh India.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya