Berita

Presiden Iran, Ebrahim Raisi dan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden/Net

Dunia

Raisi Tuding Joe Biden sebagai Provokator atas Kekacauan yang Terjadi di Iran

SENIN, 17 OKTOBER 2022 | 10:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Iran menuding Amerika Serikat sebagai provokator di balik kekacauan yang melanda negeri itu selama berminggu-minggu hingga menewaskan ratusan nyawa.

Presiden Iran Ebrahim Raisi pada Minggu (16/10) mengatakan bahwa pernyataan Presiden AS Joe Biden tentang dukungannya untuk para demonstran atas kematian Mahsa Amini, dianggap sebagai hasutan untuk masyarakat Iran yang dapat menjadi pemicu banyaknya kekacauan di negara itu.
Raisi mengatakan ia teringat perkataan mendiang pemimpin Agung Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini, yang menyebut bahwa Amerika adalah setan besar.

“Pernyataan presiden Amerika, yang menghasut kekacauan, teror, dan penghancuran negara lain, berfungsi sebagai pengingat kata-kata abadi pendiri Republik Islam, yang menyebut Amerika Setan Besar,” kata Raisi, merujuk pada perkataan Ruhollah Khomeini, yang dimuat Malaymail pada Senin (17/10).

“Pernyataan presiden Amerika, yang menghasut kekacauan, teror, dan penghancuran negara lain, berfungsi sebagai pengingat kata-kata abadi pendiri Republik Islam, yang menyebut Amerika Setan Besar,” kata Raisi, merujuk pada perkataan Ruhollah Khomeini, yang dimuat Malaymail pada Senin (17/10).

Biden mengatakan pada Jumat(14/10) bahwa dia akan berdiri bersama warga dan para wanita pemberani di Iran. Biden memperkirakan, Iran tidak akan tenang untuk waktu yang lama.

“Itu mengejutkan saya, apa yang terbangun di Iran. Itu membangkitkan sesuatu yang menurut saya tidak akan tenang untuk waktu yang sangat lama,” ujar Biden, sembari menyerukan agar pemerintah Iran berhenti menggunakan kekerasan kepada warganya sendiri, serta meminta Iran untuk menjalankan hak-hak warga negaranya.

Sementara itu, juru bicara urusan luar negeri Iran, Nasser Kanani pada Minggu juga menanggapi komentar Biden.

“Iran terlalu kuat untuk digoyahkan oleh campur tangan, oleh seorang politisi yang lelah dengan kegagalan bertahun-tahun. Kami akan bersama-sama mempertahankan kemerdekaan Iran,” tulis Kanani yang diunggah melalui Instagramnya.

AS pada dua pekan lalu telah menjatuhkan sanksi pada tujuh pejabat senior Iran karena terlibat dalam tindakan kekerasan. Sementara Departemen Keuangan AS bulan lalu juga telah menjatuhkan sanksi pada polisi moral Iran. 

Menanggapi sanksi serta perkataan dari Presiden Biden tersebut, Raisi menambahkan akan melawan plot musuh yang mencoba mencampuri urusan negaranya dengan langkah-langkah yang efektif, untuk dapat menyelesaikan masalah rakyat.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya