Berita

Penembakan massal di Meksiko/Net

Dunia

Penembakan Massal Lagi-lagi Terjadi di Bar Meksiko, 12 Orang Meninggal Dunia

MINGGU, 16 OKTOBER 2022 | 15:19 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Penembakan massal kembali terjadi di dalam sebuah bar di kota Irapuato, Meksiko tengah. Penembakan oleh orang bersenjata tidak dikenal ini telah menewaskan sedikitnya 12 orang, termasuk enam pria dan enam wanita pada Sabtu (15/10).

Sementara tiga orang lainnya dikabarkan mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Dimuat Reuters, pihak keamanan setempat tengah melakukan operasi penyelidikan serta melacak keberadaan para tersangka. Belum diketahui motif dari penembakan ini, namun insiden tersebut merupakan penembakan massal kedua yang terjadi di negara bagian Guanajuato dalam waktu kurang dari sebulan.


Saat ini Meksiko sedang mengalami peningkatan serangan senjata mematikan oleh orang-orang bersenjata. Guanajuato sebelumnya, adalah pusat manufaktur utama dan lokasi produksi bagi para pembuat mobil top di dunia. Kini wilayah tersebut telah dikejutkan dalam beberapa tahun terakhir akibat perang brutal dalam permusuhan geng narkoba.

Pada 22 September lalu, orang-orang bersenjata menembak mati sepuluh orang di sebuah bar di kota Tarimoro Guanajuato, sekitar 96 kilometer dari tenggara Irapuato. Sementara pada 6 Oktober, orang-orang bersenjata juga melepaskan tembakannya ke balai kota di negara bagian Guerrero, yang menewaskan lebih dari selusin orang, termasuk walikota wilayah tersebut.

Kementerian Keamanan Federal pada bulan lalu mengatakan bahwa Guanajuato telah menyaksikan pembunuhan terbanyak tahun ini di antara negara bagian Meksiko, ada sekitar 2.115 korban antara Januari hingga Agustus.

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador ketika berkuasa di 2018, ia pernah bersumpah untuk mengurangi rekor tingkat kekerasan geng di Meksiko. Sejauh ini, dia masih berjuang untuk menahan pertumpahan darah dan kekerasan geng tersebut.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya