Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Politik

PSI Dukung Ganjar-Yenny, Febri Diansyah: Ganjar Cocoknya Sama Erick Thohir atau Sandiaga Uno

MINGGU, 16 OKTOBER 2022 | 13:19 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dianggap lebih cocok dengan Erick Thohir ataupun Sandiaga Uno ketimbang dengan putri Presiden keempat RI Gus Dur, Yenny Wahid.

Penilaian ini disampaikan oleh mantan Jurubicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah dalam tulisannya di akun Twitter @febridiansyah pada Sabtu malam (15/10).

Pendapat pengacara keluarga Ferdy Sambo itu merupakan respon atas kicauan yang disampaikan oleh akun resmi DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) @psi_id yang membuka pintu untuk siapapun untuk mendukung Ganjar dan Yenny Wahid.


"PSI membuka pintu untuk Sis & Bro yang memiliki DNA seperti Mas Ganjar & Mbak Yenny dalam mendukung antikorupsi dan antiintoleransi!" bunyi tulisan akun resmi DPP PSI seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (16/10).

Atas postingan itu, Febri memberikan respon bahwa Ganjar lebih cocok dengan Erick Thohir yang saat ini menjabat sebagai Menteri BUMN ataupun Sandiaga Salahuddin Uno yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Ganjar kayaknya cocoknya ama Erick Thohir atau Sandiaga Uno," kata Febri.

Namun demikian, Febri memberikan penjelasan, bahwa dirinya menilai orangnya, bukan partai mana yang akan mengusungnya.

Ganjar Pranowo sendiri sempat merespon dukungan dari PSI tersebut. Menurut Ganjar, dirinya sudah ada komunikasi. Namun, dirinya masih ingin fokus untuk menyelesaikan tugasnya sebagai Gubernur Jawa Tengah.

"Terima kasih bro & sis, tapi saya fokus kerja dulu ya buat Jateng, salam metal," kata Ganjar pada Senin (3/10).

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya