Berita

Sekretaris KNPI Kabupaten Keerom, Michael Sineri/Net

Politik

Pelayanan Masyarakat Terganggu, KNPI Keerom Minta Kemendagri Tunjuk Penjabat Gubernur Papua

MINGGU, 16 OKTOBER 2022 | 06:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Polemik berkepanjangan terkait status tersangka yang disandang Gubernur Papua Lukas Enembe dikhawatirkan akan membuat pelayanan ke masyarakat terganggu. Untuk itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) disarankan segera menunjuk Penjabat (Pj) Gubernur Papua.

"Kami sarankan Kemendagri untuk segera menonaktifkan Gubernur Papua untuk sementara dan menggantikannya dengan pejabat gubernur agar pelayanan masyarakat tetap berjalan dengan baik," saran Sekretaris KNPI Kabupaten Keerom, Michael Sineri, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (15/10).

Saat ini pelayanan publik di Papua terhambat karena kondisi Lukas Enembe yang tidak bisa bekerja maksimal. Tak hanya sedang sakit, Lukas Enembe juga menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi. Selain itu, Provinsi Papua juga tidak memiliki wakil gubernur untuk menjalankan roda pemerintahan.


Michael juga menyarankan Lukas Enembe sebagai pemimpin harus berani untuk menghadapi proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Tidak perlu ada gerakan dari oknum tertentu untuk melakukan penjagaan di kediaman gubernur," tegasnya.

Michael meminta masyarakat untuk ikut mengawal kasus Lukas Enembe agar pemeriksaan bersama KPK dapat berjalan lancar. Tidak perlu masyarakat menjadi tameng untuk melindungi kasus yang menjerat Lukas Enembe.

Sebelumnya, Organisasi Rakyat Papua Bersatu mendesak dan menuntut Mendagri Tito Karnavian untuk segera menonaktifkan Gubernur Papua dan mengganti dengan pejabat sementara, agar pelayanan pemerintahan dan pelayanan publik dapat berjalan seperti biasa.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya