Berita

Menteri Keuangan India, Nirmala Sitharaman/Net

Dunia

Menteri India: Teknologi 5G Menjadi Kebanggaan Kami Sepenuhnya, Asli Produk Dalam Negeri

JUMAT, 14 OKTOBER 2022 | 10:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Setelah pada awal bulan ini India meluncurkan layanan internet 5G,  Menteri Keuangan India Nirmala Sitharaman dengan bangga mengungkapkan pencapaian besar teknologi telekmomunikasi negaranya yang bersejarah itu dalam acara di Universitas John Hopkins, Washington.

Pada Kamis (13/10), Sitharaman dengan antusias menyebutkan bahwa teknologi 5G yang menjadi kebanggaan India ini sepenuhnya merupakan produk asli dalam negeri, tidak mengimpor dari negara atau tempat lain.

"Ceritanya belum sampai ke publik. 5G yang kami luncurkan di negara kami benar-benar asli, mandiri. 5G kami tidak diimpor dari tempat lain dan itu produk kami sendiri," ujar Sitharaman, yang dimuat Ani News pada Jumat (14/10).


Sitharaman menambahkan bahwa saat ini perusaah swasta yang menciptakan teknologi tersebut sedang mempersiapkan agar produk ini dapat dimanfaatkan oleh negara lain pada akhir 2024 mendatang.

Sementara itu dalam peluncurannya pada awal Oktober kemarin, Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi juga mencatat kepuasannya pada teknologi 5G ini.

Modi mengatakan, saat ini negaranya tidak ingin terus menerus menjadi konsumen, untuk itu India sepenuhnya telah bertekad bahwa mereka akan turut berperan aktif dalam kemajuan teknologi dunia.

"India Baru tidak akan tetap menjadi konsumen teknologi belaka, tetapi India akan memainkan peran aktif dalam pengembangan dan implementasi teknologi tersebut. India akan memainkan peran besar dalam merancang teknologi nirkabel masa depan, dan manufaktur yang terkait dengannya," ujar Modi dalam peluncuran pada Sabtu (1/10).

PM itu menunjukkan bahwa dahulu India sangat bergantung pada negara lain untuk teknologi 2G, 3G dan 4G. Tetapi kini dengan 5G, India telah menciptakan sejarah baru sendiri, katanya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya