Berita

Para menteri kesehatan dari sembilan negara Afrika melakukan pertemuan darurat tingkat tinggi pada Rabu (12/10), di Ibu kota Uganda, Kampala/Independent

Dunia

Wabah Ebola Kembali Merebak, Sembilan Menteri Negara Afrika Lakukan Pertemuan Darurat Tingkat Tinggi

JUMAT, 14 OKTOBER 2022 | 07:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Di tengah wabah Ebola yang kembali melanda Uganda, para menteri kesehatan dari sembilan negara Afrika melakukan pertemuan darurat tingkat tinggi pada Rabu (12/10).

Pertemuan tersebut telah membawa serangkaian kesepakatan dalam upaya menghentikan penyebaran mematikan dari penyakit Ebola bersama-sama.

Berkumpul di Kampala, ibu kota Uganda, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Afrika bersama para menteri dan pejabat pemerintah dari Burundi, Republik Demokratik Kongo, Kenya, Liberia, Rwanda, Sierra Leone, Sudan Selatan, Tanzania, dan Uganda, mendukung langkah-langkah kunci untuk mengatasi wabah yang kembali merebak ini.


Dilaporkan Anadolu Agency pada Kamis (13/10), langkah-langkah tersebut termasuk pengawasan penyakit, pelacakan, dan pemantauan kontak, pemberitahuan peringatan segera, berbagi informasi dan pelatihan bersama para responden darurat, serta melakukan latihan simulasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan tanggapan.

Resolusi itu dicapai setelah adanya kemungkinan mengenai risiko tinggi dari penyebaran virus ebola Sudan ke negara-negara tetangga lainnya, lantaran pergerakan dari wabah tersebut dinilai sangat cepat.

Uganda pertama kali mengumumkan wabah ebolavirus Sudan pada 20 September lalu, setelah lebih dari satu dekade Ebola tidak terdeteksi di negara itu.

Presiden Uganda Yoweri Museveni mengatakan, Ebola telah menyerang ke lima kabupaten di Uganda, dengan 54 kasus dikonfirmasi, dan telah menyebabkan 19 kasus kematian. Lebih dari 1.000 kontak saat ini telah diidentifikasi, sementara 20 orang lainnya telah pulih dari penyakit ini.

“Salah satu pelajaran penting yang dipelajari Afrika dari wabah Ebola sebelumnya adalah bahwa dengan bersatu, kita selangkah lebih maju dari virus. Melalui berbagi informasi dan sumber daya, negara-negara dapat menghentikan penyebaran infeksi,” kata Direktur Regional WHO untuk Afrika, Matshidiso Moeti.

Penjabat Direktur Jenderal Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika (CDC Afrika), Ahmed Ogwell Ouma menekankan perlunya upaya kolaboratif dalam memastikan keamanan kesehatan kawasan Afrika Timur dan sekitarnya.

“Kita sebagai benua harus bekerja sama untuk merencanakan, mempersiapkan dan menanggapi wabah Ebola dan ancaman kesehatan masyarakat lainnya melalui berbagi sumber daya, upaya regional untuk membangun kapasitas ketahanan sumber daya manusia, memperkuat sistem laboratorium, pengawasan, pengobatan dan perawatan,” katanya.

Dalam pertemuan ini, para menteri juga memutuskan untuk melakukan kampanye kesadaran masyarakat dan kesadaran masyarakat lintas batas, serta pengerahan tenaga secara cepat untuk mengatasi penyakit ini.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya