Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Australia Berencana Beri Pelatihan Militer untuk Pasukan Ukraina

RABU, 12 OKTOBER 2022 | 13:21 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Setelah melakukan pembicaraan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, kini pemerintah Australia sedang mempertimbangkan untuk memberikan bantuan pelatihan militer kepada pasukan Ukraina, seperti negara-negara Barat lainnya.

Perdana Menteri Anthony Albanese mengatakan, dia bersama Zelensky telah berdiskusi pada Selasa (11/10), tentang penawaran kontribusi lebih lanjut yang dapat diberikan oleh Australia dalam upayanya membantu perang di Ukraina, yang kerap kali menargetkan masyarakat sipil.

Seperti dimuat Aljazeera pada Rabu (12/10), atas permintaan Zelensky dalam pembicaraan itu, kini Alabanese mengatakan mereka sedang mempertimbangkan bantuan tersebut untuk Ukraina.


Belum jelas di mana pelatihan militer itu akan dilakukan, namun menurut laporan yang beredar, Australia akan mengirimkan pelatih militernya ke Ukraina, akan tetapi menurut laporan lainnya, pelatihan tidak akan dilakukan di dalam wilayah Kyiv.

Sementara itu setelah pembicaraan tersebut, Albanese menegaskan bahwa Australia akan terus berdiri bersama Ukraina untuk melawan agresi Rusia.

Sebagai kontributor non-NATO terbesar, pemerintah Australia mengatakan sejauh ini mereka telah menghabiskan sekitar 500 juta dolar Australia (Rp 4,8 triliun) termasuk 388 juta dolar Australia (Rp 3,7 triliun) untuk bantuan militer ke Ukraina.

“Ini adalah pertarungan tentang aturan hukum internasional, tentang apakah perbatasan berdaulat akan dihormati dan itulah mengapa dunia bersatu dalam mendukung Ukraina melawan agresi Rusia ini,” ucap Albanese.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya