Berita

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali/Net

Politik

Hasto Sindir Nasdem Soal Pencapresan Anies, Ahmad Ali: Jangan-jangan Ganggu Skenario Mereka

SELASA, 11 OKTOBER 2022 | 10:52 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Suhu politik jelang akhir tahun ini mulai memanas setelah Partai Nasdem mendeklarasikan untuk mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden 2024. Putusan Nasdem itulah yang kemudian membuat Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, tak kuasa melepaskan sindiran.

Hasto menyampaikan pernyataan bernada satire tentang bendera Belanda yang dirobek warna birunya menjadi bendera merah putih. Sindiran itu dinilai mengarah kepada Partai Nasdem yang berwarna biru, yang dianggap sudah tidak sejalan dengan koalisi pemerintahan Jokowi dengan mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden.

PDIP sendiri hingga kini belum menyampaikan sikap tegasnya terkait sosok calon presiden yang bakal diusung pada 2024 mendatang.


Merespons sindiran Hasto, Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali menuturkan, Indonesia merupakan negara yang menganut sistem demokrasi, maka seharusnya seluruh elemen masyarakat menghargai berbagai keputusan dan kebijakan yang diambil kelompok tertentu tanpa harus saling menghasut.

Dengan mengusung Anies, kata Ahmad Ali, Nasdem bukan tidak menghargai partai politik lain di tubuh koalisi pemerintahan Jokowi. Tapi lebih mendengarkan aspirasi rakyat yang menginginkan Nasdem segera mendeklarasikan calon presidennya.

"Demokrasi itu kontestasi, hanya saja bagaimana kita menyikapinya, jangan sensi lah. Siapa calon yang ingin kamu ajukan?" ucap Ahmad Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (11/10).

"Ini bukan persoalan curi start atau persoalan tidak menghargai dan etika. Ini persoalan kebutuhan rakyat, ini persoalan memberikan kesempatan kepada rakyat, untuk mengenal pemimpinnya, untuk kemudian melakukan evaluasi, masukan. Calon presiden itu harus dikenal dan mengenal wilayah secara keseluruhan,” imbuhnya.

Ali menduga, adanya deklarasi calon presiden yang diusung Nasdem ini telah mengubah skenario politik PDIP untuk Pemilu 2024. Membuat partai banteng moncong putih itu ketar-ketir dalam menentukan calon presidennya.

“Saya takut pemunculan nama Anies ini justru mengganggu skenario PDIP. Apakah kemudian skenario mereka terganggu untuk tidak mencalonkan, yang awalnya mereka sudah punya skenario membuang Ganjar umpamanya, jangan-jangan itu. Wallahu alam,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya