Berita

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) bertemu pimpinan MPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta/RMOL

Politik

Dipimpin Wiranto, Delegasi Wantimpres Temui Pimpinan MPR RI

SENIN, 10 OKTOBER 2022 | 13:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sejumlah anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) bertemu pimpinan MPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin (10/10).

Adapun rombongan Wantimpres yang hadir antara lain Wiranto, kemudian Agung Laksono, Sidarto Danusubroto, Soekarwo, hingga Putri Kus Wisnu Wardani pun ikut dalam pertemuan tersebut.

Sementara itu, pimpinan MPR RI yang hadir yakni Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani, Yandri Susanto, dan Fadel Muhammad.


Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dalam sambutannya menyatakan, pertemuan hari ini untuk menyamakan persepsi untuk menghadapi segala persoalan dan tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia.

"Kunjungan silaturahmi ini adalah intinya menyamakan tentang masalah-masalah kebangsaan kita sekaligus kita harus siap-siap karena karena berbagai persoalan akibat yang menyangkut pangan, energi dan krisis," kata Bamsoet, sapaan karibnya.

Satu di antara persoalan bangsa hari ini, kata Bamsoet, yaitu sistem demokrasi di Indonesia pasca-reformasi. Menurut politikus Golkar ini, perlu dikaji kembali apakah sistem demokrasi hari ini lebih banyak manfaat atau mudarat.

"Kemudian kita melihat juga ada kecenderungan yang perlu kita waspadai apabila demokrasi ini tetap kita biarkan, karena semangat kita adalah memberantas dan mengurangi korupsi," ucapnya.

"Apakah iya, kalau demokrasi yang hari ini kemudian langsung berbiaya tinggi kita sepakat mampu menekan perilaku korupsi yang makin meningkat," imbuh Bamsoet.

Lebih lanjut, Bamsoet memastikan pertemuan dengan Wantimpres akan berlanjut untuk membahas hal yang terkait dengan perkembangan situasi dan kondisi kebangsaan.

Sementara itu, Wiranto menyinggung potensi krisis global yang dihadapi semua negara, termasuk Indonesia. Sesuai ajakan Presiden Joko Widodo, kata dia, perlu menyatukan energi dan segenap potensi bangsa menghadapi krisis yang sangat sulit untuk diprediksi ke depan.

"Oleh karena itu saya anggap bahwa pertemuan semacam ini sangat penting, karena kita akan menyatukan frekuensi kita," kata Wiranto.

"Untuk kita bersama-sama memfokuskan perhatian kita bagaimana Kita bisa mempertahankan diri kita, bangsa kita, menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang memang tadi saya katakan menghadapi krisis yang sangat sulit untuk kita prediksi ke depan," imbuh dia.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya