Berita

Bus yang terbakar di kota Nashikl di negara bagian Maharashtra, India pada Sabtu (8/10)/Net

Dunia

Bus Terbakar di India, 12 Penumpang Tewas, Puluhan Lainnya Alami Luka Bakar

MINGGU, 09 OKTOBER 2022 | 09:41 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sedikitnya 12 penumpang tewas, sementara 43 lainnya mengalami luka bakar serius setelah bus yang mereka tumpangi terbakar di India bagian barat pada Sabtu (8/10) pagi waktu setempat.

Menurut laporan dari kantor berita PTI, bus terbakar setelah menabrak truk solar. Ketika insiden tersebut terjadi sebagian besar penumpang dikabarkan sedang tidur pada pukul 5 pagi, yang membuat mereka tidak sempat menyelamatkan diri. Video di media sosial menunjukkan, bus dengan cepat dilalap oleh si jago merah yang besar.

Beberapa orang yang tinggal di dekat jalan raya mencapai tempat itu tetapi mereka tidak dapat membantu, karena api yang mengamuk dengan cepat menelan kendaraan. Pekerjaan penyelamatan dimulai setelah pemadam kebakaran dan polisi memadamkan api. Kini penyelidikan tersebut masih terus dilakukan.


"Sedih dengan tragedi bus di Nashik. Pikiran saya bersama mereka yang kehilangan orang yang dicintai dalam kecelakaan ini," tulis Perdana Menteri, Narendra Modi dalam cuitannya di Twitter.

Dia menambahkan, keluarga dari korban yang ditinggalkan masing-masing akan menerima 200 ribu rupee (Rp 36 juta). Sementara bagi keluarga korban luka-luka akan mendapatkan 50 ribu rupee (Rp 9 juta).

"Semoga yang terluka pulih secepat mungkin. Pemerintah setempat memberikan semua bantuan kepada mereka yang terkena dampak," cuit Modi.

Kepala menteri Maharashtra, Eknath Shinde, secara terpisah mengumumkan dukungan keuangan sebesar 500 ribu rupee ( Rp 92 juta) untuk keluarga korban tewas. Selain itu, negara juga akan menanggung biaya perawatan korban yang terluka.

Ratusan ribu orang dikabarkan telah terbunuh atau terluka setiap tahun di jalan-jalan India. Sebagian besar kecelakaan disebabkan oleh pengemudi yang sembrono, jalan yang tidak dirawat dengan baik, dan bahkan kendaraan yang sudah tua.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya