Berita

Jurubicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pipin Sopian/Net

Politik

Demi Hindari Polarisasi Pilpres, PKS Berikhtiar Wujudkan Paslon Lebih dari Dua Poros

MINGGU, 09 OKTOBER 2022 | 08:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Paket capres dan cawapres pada Pilpres 2024 lebih dari dua pasangan calon. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi polarisasi kembali seperti pada pemilu 2019 silam.

Jurubicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pipin Sopian mengatakan bahwa pihaknya mendorong agar tercipta lebih dari 2 paslon capres. Dia menyakini dengan lebih dari dua paslon capres yang dihadirkan, maka akan memberikan banyak pilihan dalam menentukan kandidat Presiden. Dia menyebut banyaknya bapres yang muncul ke publik akan menghindari keterbelahan.

“Termasuk memberikan semangat kepada rakyat. Pilihan capres lebih dari 2 poros ini, katakanlah ada 3 sampai 4 poros juga untuk menghindari keterbelahan masyarakat seperti di pemilu sebelum," ujarnya kepada wartawan, Minggu (9/10).


Pihaknya menegaskan PKS terus mengupayakan agar lebih dari 2 poros dalam pemilu nanti. Dia menuturkan komunikasi PKS dengan partai-partai lain berjalan baik dalam rangka menwujudkan tujuan tersebut.

"Jadi PKS sedang berikhitiar bisa tercipta lebih dari 2 Poros, saat ini kami intensif berkomunikasi membangun poros perubahan bersama kawan-kawan Nasdem dan Demokrat," demikian Pipin.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya