Berita

Pil captagon dari Suriah yang disembunyikan ke dalam truk/English Alarabiya

Dunia

Pihak Keamanan Arab Saudi Berhasil Gagalkan Penyelundupan 750 Ribu Pil Captagon

SABTU, 08 OKTOBER 2022 | 13:44 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pasukan keamanan Arab Saudi berhasil menggagalkan upaya penyelundupan  756 ribu tablet narkoba captagon yang dipasok dari Suriah.

Operasi yang dilakukan pada Jumat (7/10) ini telah digagalkan sebelum berhasil memasuki Kerajaan melalui penyeberangan perbatasan al-Haditha dan Bandara Internasional King Khalid.

Seperti dimuat English Alarabiya, menurut laporan dari pihak bea cukai Arab Saudi, operasi pertama digagalkan di Bandara Internasional King Khalid, di mana pasukan keamanan telah menemukan 171.792 pil captagon tersembunyi di dalam furnitur. Sementara tiga operasi lainnya digagalkan di perbatasan al-Haditha ketika pasukan keamanan menemukan 65.000 pil captagon disembunyikan di dalam kendaraan trailer pengangkut mobil, dan 523.920 pil captagon lainnya ditemukan di bagian yang berbeda dari dua truk terpisah.


Atas operasi tersebut, pihak berwenang kini telah menangkap tiga tersangka yang seharusnya menerima kiriman ini. Arab Saudi secara teratur sering melakukan operasi penyitaan captagon, yang kerap kali diselundupkan ke dalam kargo seperti buah dan sayuran.

Captagon sendiri mengandung stimulan jenis amfetamin yang disebut fenethylline, yang digunakan untuk mengobati narkolepsi. Namun obat itu kemudian dilarang dan kini telah menjadi zat terlarang, yang hampir secara ekslusif diproduksi di Suriah. Narkoba ini juga diketahui sering digunakan oleh anggota ISIS sebagai doping untuk mereka.

Dalam laporannya, otoritas bea cukai Kerajaan mengatakan, pihaknya pada tahun lalu telah berhasil menyita total 119 juta tablet captagon, dan angka-angka pada tahun ini menunjukkan perdagangan narkoba yang terus meningkat.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya