Berita

Ganjar Pranowo dianggap ambigu dengan mengunggah foto dirinya berada di bawah baliho bergambar Puan Maharani/Net

Politik

Unggah Baliho Bergambar Puan, Ganjar Pranowo Mulai Panaskan Pertarungan di Internal PDIP

KAMIS, 06 OKTOBER 2022 | 08:47 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Unggahan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di media sosialnya dianggap dapat semakin memanaskan pertarungan di internal PDI Perjuangan. Mengingat, foto Ganjar di bawah baliho bergambar Puan Maharani itu mempunyai banyak arti.

Di baliho bergambar Puan dan bertuliskan "2024 Menang Spektakuler Hattrick!", Ganjar tampak mengangkat kedua tangannya. Tangan kanannya yang terlihat mengarah ke logo PDIP diberikan jempol, sedangkan tangan kirinya yang ke arah foto Puan dikepal.

Dalam pandangan Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, Ganjar kemungkinan sedang ingin merayu Puan agar bisa luluh dan mundur dengan perlahan. Sehingga pada akhirnya tiket capres bisa didapat Ganjar.


"Namun menurut saya cara yang digunakan Ganjar kurang elegan. Karena justru menimbulkan spekulasi bagi Puan," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (6/10).

"Dengan menunjuk baliho Puan, menimbulkan berbagai makna. Bisa bermakna memberikan dukungan kepada Puan, bisa juga bermakna sinis, bahkan dirinya merasa lebih bisa untuk 2024 daripada Puan," papar Saiful.

Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini pun menyarankan, jika Ganjar ingin merebut simpati Puan, mestinya dapat melakukan pendekatan kepada putri Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri itu.

Untuk menyatakan secara terbuka, bahwa dirinya mendukung Puan sepenuhnya. Termasuk pencapresan Puan.

"Bukan kemudian menunjukkan hal-hal yang bersifat ambigu, yang membuat Puan menjadi gusar atas perbuatan Ganjar. Tulisan 'siap' yang dimaksud Ganjar bisa jadi siap untuk mendukung atau bahkan melawan Puan," jelasnya.

"Sehingga apa yang dilakukan Ganjar semakin memanaskan pertarungan diinternal partai Banteng," pungkas Saiful.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya