Berita

Upacara pemakaman jurnalis Darya Dugina, di Moskow, 23 Agustus 2022/Net

Dunia

Intelijen Washington Ungkap Keterlibatan Ukraina dalam Pembunuhan Darya Dugina

KAMIS, 06 OKTOBER 2022 | 07:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dugaan bahwa Pemerintah Ukraina terlibat pembunuhan jurnalis Darya Dugina pada Agustus lalu, dikuatkan oleh pernyataan mata-mata Amerika Serikat baru-baru ini.

New York Times dalam laporannya pada Rabu (5/10) mengungkapkan hal tersebut, di mana para pejabat intelijen yang tidak disebutkan namanya juga mengklaim bahwa Washington tidak terlibat sama sekali dalam operasi pembunuhan putri Aleksandr Dugin, orang dekat Presiden Vladimir Putin.

Dugina terbunuh pada 20 Agustus, ketika mobil yang dikendarainya meledak di pinggiran Moskow. Pihak berwenang Rusia menyalahkan Kyiv dan menyebut dua warga negara Ukraina sebagai tersangka, tetapi tidak pernah menuduh AS memiliki peran dalam pembunuhan itu.


"Amerika Serikat tidak mengambil bagian dalam serangan itu, baik dengan memberikan informasi intelijen atau bantuan lainnya," kata pejabat anonim itu kepada Times.

Mereka juga mengatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui operasi tersebut dan akan menentang pembunuhan itu jika mereka diajak berkonsultasi, menurut cerita yang ditulis oleh Julian E. Barnes, Adam Goldman, Adam Entous dan Michael Schwirtz.

Disebutkan juga bahwa penilaian keterlibatan Ukraina dibagikan dengan pemerintah AS pekan lalu.

Mata-mata itu mengaku khawatir bahwa kampanye rahasia semacam itu dapat memperluas konflik dan frustrasi dengan kurangnya transparansi Ukraina tentang rencana militer dan rahasianya, terutama di tanah Rusia.

“Sementara Rusia belum membalas dengan cara khusus untuk pembunuhan itu, AS khawatir bahwa serangan semacam itu memiliki sedikit dampak langsung di medan perang dan dapat memprovokasi Moskow untuk melakukan serangannya sendiri terhadap pejabat senior Ukraina," tulis Times.

Penasihat Presiden Ukraina, Mikhail Podoliak membantah laporan NYT, mengatakan bahwa Kyiv tidak ada hubungannya dengan pembangunan Dugina.

Podoliak juga mengatakan kepada media Ukraina bulan lalu bahwa pembunuhan yang ditargetkan terhadap pejabat dan warga sipil pro-Rusia tentu saja bukan teroris atau kriminal.

Ketika Times bertanya kepada Podoliak tentang penilaian intelijen AS yang baru, dia mengatakan bahwa setiap pembunuhan selama masa perang di beberapa negara atau negara lain harus membawa semacam signifikansi praktis, dan bahwa seseorang seperti Dugina bukanlah target strategis untuk Ukraina.

“Kami memiliki target lain di wilayah Ukraina,” katanya, “Maksud saya para kolaborator dan perwakilan dari komando Rusia, yang mungkin memiliki nilai bagi anggota layanan khusus kami yang bekerja dalam program ini, tetapi tentu saja bukan Dugina.”

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 1 Masih Dibuka, Begini Caranya

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:59

Sesat Pikir Program MBG

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:45

Demi Lunasi Utang Pinjol, Seorang Wanita Hampir Disetubuhi Debt Collector

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:18

Cinta dan Benci Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:59

Saatnya Generasi Milenial Tampil Tentukan Nasib Bangsa di Pemilu 2029

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:40

Sumpah Sudaryono dan Donny

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:20

49 Startup Binaan IPB University Didorong jadi Produk Unggulan Nasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 03:50

Prabowo-Anies Flagships

Kamis, 23 Juli 2026 | 03:25

TelkomGroup Perkuat Peran Penggiat Budaya Lewat CAMG 2026

Kamis, 23 Juli 2026 | 02:59

Negara OKI Didesak Bantu Iran Hadapi Agresi AS dan Israel

Kamis, 23 Juli 2026 | 02:45

Selengkapnya