Berita

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata/Net

Hukum

Soal Tuduhan Jegal Anies, Wakil Ketua KPK: Nggak Pengaruh, Ini Tentang Hukum

SENIN, 03 OKTOBER 2022 | 20:14 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menegaskan bahwa lembaganya tidak akan terpengaruh sama sekali dengan opini yang dibangun saat ini terkait dengan penyelidikan kasus penyelenggaraan Formula E di DKI Jakarta.

Alex bahkan tidak takut, KPK disebut memaksakan kasus yang diopinikan sebagai upaya menjegal Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini.

“Kenapa harus takut? Kami hanya bicara tentang hukum ya, tidak terpengaruh oleh politisasi atau kriminalisasi berkaitan rumor yang ada di luar itu, tidak ada kaitannya sama sekali,” tegas Alexander kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Senin (3/10).


Terkait dengan penyelidikan penyelenggaraan Formula E sendiri, kata Alex, KPK telah melakukan koordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk memastikan apakah terdapat potensi kerugian negara dalam penyelenggaraan event balap mobil itu.

Namun yang pasti, kata Alex, sesuatu yang menimbulkan kerugian negara akan otomatis statusnya besar kemungkinan akan naik ke tahap penyidikan. Lalu, ketika ada potensi kerugian negara, mens rea tidak menjadi pertimbangan melainkan ialah temuan auditor itu sendiri.  

Tugas penyidiklah, masih kata Alex, untuk menentukan apakah itu merupakan suatu peristiwa pidana, peristiwa administratif, atau peristiwa perdata.

“BPK hanya menghitung nilai kerugian negara dalam kasus apapun, bisa jadi perdata, bisa jadi administratif, atau bahkan pidana,” beber Alexander Marwata.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya