Berita

Tragedi kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang 1 Oktober 2022/Net

Dunia

Setelah Kericuhan Mematikan Menimpa Sepak Bola Indonesia, Malaysia Akan Memperketat Keamanan Stadion

SENIN, 03 OKTOBER 2022 | 15:04 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Malaysia akan memberlakukan kontrol ketat di stadionnya, menyusul tragedi Stadion Kanjuruhan Malang yang menyita  perhatian dunia.

Sepak Bola Malaysia (FAM) mengatakan, negaranya akan mulai memperketat keamanan di stadion untuk menghindari hal tersebut terjadi di negaranya.

Sekretaris Jenderal FAM Noor Azman Rahman mengatakan, masih ada langkah-langkah yang harus dievaluasi kembali untuk menghentikan tragedi yang sama terjadi, meskipun mereka mengaku telah memiliki kontrol keamanan yang baik di stadion.


Dimuat Coconut News pada Senin (3/10), Noor Azman menyoroti tragedi Kanjuruhan  itu sebagai pengingat kepada para penggemar sepak bola di Malaysia untuk menunjukkan semangat sportifitas yang tinggi dan belajar menerima kekalahan saat menghadiri pertandingan apa pun.

Ia juga mengatakan bahwa FAM berduka cita dan menyampaikan belasungkawanya kepada keluarga para korban yang tewas dalam tragedi tersebut.

Tragedi kerusuhan Kanjuruhan yang terjadi pada Sabtu (1/10) dan menewaskan 125 orang itu telah membawa kembali ingatan Malaysia yang pernah mengalami hal serupa. Pada 2015 lalu kericuhan sempat terjadi di Stadion Shah Alam Malaysia saat pertandingan kualifikasi Piala Dunia dengan Arab Saudi.

Ketika itu penggemar sepak bola menembakkan suar yang mengepulkan asap oranye, yang membuat seluruh pengunjung, pemain dan ofisial berlarian keluar dari stadion. Kejadian ini telah menyebabkan sebelas orang ditangkap oleh pihak kepolisian, namun tidak ada korban luka yang dilaporkan.

Sementara itu, Presiden Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) Shaikh Salman Ebrahim Al Khalifa mengungkapkan keterkejutan dan kesedihan yang mendalam atas hilangnya nyawa secara tragis dalam insiden tersebut.

“Saya sangat terkejut dan sedih mendengar berita tragis seperti itu keluar dari Indonesia yang mencintai sepakbola. Atas nama AFC dan keluarga sepak bola Asia, saya menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga dan teman-teman para korban, sambil menyampaikan harapan pemulihan yang cepat kepada para penggemar yang telah terluka dalam insiden itu, dan dukungan kepada Persatuan Sepak Bola Indonesia(PSSI) dan klub-klub,” ujarnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya