Berita

Kolase foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo/Net

Politik

Alasan Nasdem Pilih Usung Anies Baswedan Ketimbang Ganjar Pranowo

SENIN, 03 OKTOBER 2022 | 12:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akhirnya dipilih Partai Nasdem sebagai calon yang akan diusung pada Pilpres 2024 mendatang. Nama Anies menyingkirkan dua kandidat lain yang muncul dalam Rakernas Nasdem beberapa waktu lalu, yaitu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Usai pengumuman dukungan, Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya mengurai alasan pihaknya mendukung Anies Baswedan. Sekalipun dalam sejumlah survei nama Ganjar Pranowo kerap menjadi pemuncak daftar capres pilihan responden.

Alasan pertama, karena Ganjar Pranowo masih melekat di PDI Perjuangan. Sementara alasan kedua, ada komunikasi yang kurang intens antara Nasdem dengan Ganjar Pranowo.


"Ganjar sejauh ini belum pernah ketemu kita ya, komunikasinya masih terputus-putus,” kata Willy di Tower Nasdem, Gondangdia, Jakarta, Senin (3/10).

Sementara alasan ketiga, Willy mengurai bahwa kecenderungan partai yang belum masuk koalisi dan berada dalam radar Nasdem untuk bergabung, seperti PKS dan Demokrat, juga mayoritas memilih Anies Baswedan.

"Karena komunikasi dengan beberapa partai kemudian menempatkan Anies titik temu benang merah dari komunikasi-komunikasi Demokrat dan PKS,” ujarnya.  

Terlepas dari itu, Willy secara pribadi menilai Anies memiliki kemampuan yang mumpuni untuk memimpin bangsa Indonesia setelah kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

"Ya itu juga menjadi salah satu faktor ya, tapi yang kita lihat bagaimana rasionalitas, kapabiltas, komunikasi itu kemudian kenapa Anies yang menjadi titik temunya,” ujarnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya