Berita

Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP Partai Nasdem, Moh Haerul Amri/Net

Politik

Lebih Dari 120 Orang Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan, Politikus Nasdem Desak Investigasi Menyeluruh

SENIN, 03 OKTOBER 2022 | 09:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah didesak agar melakukan investigasi menyeluruh terhadap kasus meninggalnya lebih dari 120 orang dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan. Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu malam (1/10).

"Kami mendesak dilakukannya investigasi menyeluruh dan objektif, karena kasus ini merupakan tragedi besar kemanusian yang sangat memilukan, bukan hanya bagi sepak bola tetapi juga bagi bangsa Indonesia," ujar anggota DPR RI, Moh Haerul Amri lewat keterangannya, Senin (3/10).

Saat ini, diakuinya, banyak pihak yang berspekulasi mengenai pihak yang paling bertanggung jawab atas insiden tersebut. Untuk menjawab hal itu, maka perlu investigasi yang menyeluruh dengan mengumpulkan berbagai bukti yang ada.


"Karenanya pihak penyelenggara harus menjelaskan ke masyarakat kenapa kerusuhan ini bisa terjadi. Penegak hukum mengusut tuntas secara objektif dan tidak boleh ada toleransi terhadap siapapun  yang mengakibatkan timbulnya kerusuhan ini," ujar dia.

"Libatkan semua pihak agar kasus ini menjadi terang. Siapa yang bertanggungjawab atas hilangnya ratusan nyawa," tegas Haerul Amri.

Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP Partai Nasdem ini menganggap peristiwa itu merupakan tragedi yang sangat merugikan bagi dunia sepak bola Indonesia yang sedang berkembang.

Haerul pun menilai penundaan kompetisi Liga 1 selama satu pekan masih kurang. Ia mengusulkan penundaan ini dilakukan selama satu bulan. Agar proses investigasi dan evaluasi selesai sepenuhnya, dan kasus ini sudah terang benderang.

Terakhir, Wakil Ketua Umum GP Ansor ini menyampaikan duka yang mendalam kepada para keluarga korban.

"Saya mengucapkan belasungkawa dan duka mendalam atas meninggalnya 125 orang akibat tragedi Kanjuruhan itu. Semoga korban jiwa tidak bertambah lagi dan korban yang tengah menjalani perawatan segera sembuh," ungkapnya.

Dia pun mendoakan agar para pihak yang anggota keluarganya meninggal dunia maupun mengalami luka-luka dalam tragedi tersebut bisa bersabar dan tabah menghadapi musibah ini.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya