Berita

Jajaran DPN Partai Gelora Indonesia/Ist

Politik

Jelang Verifikasi Faktual, DPN Partai Gelora Gelar Rakornas dengan DPW dan DPD

MINGGU, 02 OKTOBER 2022 | 00:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Menghadapi pelaksanaan verifikasi faktual dokumen dan data partai politik (parpol) syarat calon peserta Pemilu Serentak 2024 pada 15 Oktober 2022 mendatang, sejumlah persiapan matang dilakukan Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia.

Salah satunya adalah menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) antara Dewan Pengurus Nasional (DPN) dengan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) serta Dewan Pengurus Daerah (DPD) yang digelar secara daring sejak Jumat malam (30/9).

Selain dihadiri Ketua Umum Anis Matta, Rakornas ini juga dihadiri Wakil Ketua Umum Fahri Hamzah, Sekretaris Jenderal Mahfuz Sidik, Bendahara Umum Ahmad Rilyadi, para Ketua Bangter, LO (liaison officer/penghubung), Ketua Pokja Verpol DPN, para Ketua dan Sekretaris DPW/DPD, serta bakal calon anggota legislatif Partai Gelora.


Dalam Rakor ini, Anis Matta menyampaikan dua catatan penting untuk menghadapi tahapan verifikasi faktual yang akan dimulai setelah ada pengumuman hasil verifikasi administrasi pada 14 Okober 2022 mendatang.

"Saya menyampaikan apresiasi sedalam-sedalamnya kepada seluruh pimpinan dan kader Partai Gelora, khususnya yang ada di pelosok-pelosok daerah atas kerja kerasnya hingga sukses menyelesaikan satu tahapan pemenangan, yaitu verifikasi administrasi," ujar Anis dalam keterangannya, Sabtu (1/10).

Anis memastikan seluruh jajarannya dari tingkat pusat hingga daerah sudah bersiap menghadapi verifikasi faktual.

Menurutnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyatakan bahwa Partai Gelora masuk ke dalam daftar 13 parpol yang penyerahan berkas dan dokumen perbaikan administrasi verifikasinya, diterima dan dinyatakan lengkap.

"Ini membanggakan sekali, bagi kita semua. Mudah-mudahan, InsyaAllah tanggal 14 Oktober yang akan datang, kita ditetapkan sebagai salah satu partai yang lolos verifikasi administrasi," katanya.

Adapun catatan yang perlu disampaikan untuk mendukung suksesnya verifikasi faktual ini, diungkap Anis, pertama berhubungan dengan sisi kepemimpinan. Di mana seorang pemimpin harus mampu berkomunikasi dengan baik dan bertanggungjawab.

"Jadi yang membedakan pemimpin dengan yang bukan pemimpin itu, adalah semangat pertanggungjawabannya. Seorang pemimpin harus berani mengambil tanggung jawab secara penuh, bukan sebaliknya, kabur dan meninggalkan pekerjaanya," tegas Anis.

"Masing-masing orang punya persoalan sendiri, stress, lelah dan berada dalam tekanan luar biasa, tetapi kalau saya mengeluh, bagaimana yang di bawah. Jadi pemimpin itu, yang harus bertanggung jawab untuk mengatasi kesulitan itu," imbuhnya.

Catatan kedua adalah terkait operasional, menyangkut soal sistematika kerja agar tidak mengulangi kesalahan-kesalahan teknis operasional, serta masalah komunikasi antarinternal tim maupun komunikasi secara struktural.

"Sistematika ini, perlu saya sampaikan karena pekerjaan kita melibatkan banyak pihak, dan untuk mengurangi kesalahan-kesalahan teknis operasional, kita perlu komunikasi dengan KPU dengan baik. Semua pekerjaan bisa diselesaikan dengan cara komunikasi, dan akhirnya ada solusinya," paparnya.

Lebih lanjut, Anis berharap agar seluruh kader Partai Gelora meningkatkan ketakwaan dan pengorbanan menjelang verifikasi faktual yang akan dimulai pada 15 Oktober 2022.

"Yang bisa berkorban dengan tenaga, dengan tenaga. Yang dengan pikirannya, dengan pikiran. Atau semua yang mungkin dipakai untuk berkorban, kita korbankan demi suksesnya pekerjaan ini. Sehingga bisa mencapai target yang telah kita tetapkan," pungkas Anis Matta.

Sementara itu Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah, menyampaikan kondisi seperti saat ini diperlukan adanya dimensi spiritual, dimensi jiwa, dimensi psikologi hingga dimensi manajerial menjelang verifikasi faktual mendatang.

"Jadi ketua umum menekankan, bahwa betapa pentingnya suasana jiwa yang baik, karena akan menyebabkan komunikasi kita menjadi baik juga," kata Fahri Hamzah.

Partai Gelora, lanjut Fahri, adalah partai yang dinantikan semua pihak, tidak hanya oleh masyarakat pemilih, tapi juga oleh penyelenggara Pemilu. Mereka semua menantikan kiprah Partai Gelora yang inginkan menjadi kekuatan baru di republik ini.

"Tapi yang perlu ditekankan sekarang adalah kesabaran dan daya tahan. Kita akan semakin lama semakin nampak kuat. Mereka semua ingin sekali ada kekuatan baru yang lahir di republik ini, dan kekuatan baru itu adalah Partai Gelombang Rakyat Indonesia," demikian Wakil Ketua DPR periode 2014-2019 ini menutup.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya